
PWMU.CO – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bedahan bersama jamaah Masjid Muhajirin Bedahan melepas keberangkatan lima jamaah haji usai shalat Subuh di Masjid Muhajirin, Ahad (18/5/25).
Lima jamaah haji yang dilepas adalah Surgianto, Muhtarom beserta istri, dan Budianto beserta istri. Mereka akan bergabung dalam rombongan haji dari Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Muhajirin menyampaikan pesan kepada jamaah agar menunaikan ibadah haji dengan niat yang ikhlas, sebagaimana lafal labbaika hajatan.
“Niat adalah kehendak hati, dan mayoritas ulama sepakat bahwa ibadah dimulai dari niat yang tulus untuk mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dalam berbagai aspek, seperti kesehatan, finansial, serta pemahaman materi manasik. “Kesabaran sangat dibutuhkan dalam menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci agar bisa meraih haji yang mabrur,” pesannya.
Muslih Madjid, sesepuh sekaligus penasehat PRM Bedahan, turut menyampaikan nasihat agar jamaah menaati amirul hajj atau ketua regu selama menunaikan ibadah. “Semoga bapak dan ibu semua diberikan kelancaran dan kembali menjadi haji yang mabrur,” harapnya.
Sementara itu, Penasehat PRM Bedahan lainnya, Munashir, memberikan dua pesan penting. Pertama, bahwa haji bukan sekadar ibadah fisik, tetapi juga ibadah spiritual. “Karena itu, selain menjaga kekuatan fisik, pemahaman terhadap syarat dan rukun haji juga harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.
Kedua, lanjutnya, seluruh rangkaian ibadah seperti tawaf, sai, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina harus dilakukan dengan kesabaran, keikhlasan, serta sikap rendah hati. “Tidak boleh ada rasa sombong dalam beribadah,” tandasnya. (*)
Penulis M Alim Akbar Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan







0 Tanggapan
Empty Comments