Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngampelsari menggelar Pelatihan Bisnis Digital bertema Bisnis Berjamaah Menuju Ekonomi Islam Berkemajuan.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (23/8/2025) di Laboratorium Komputer Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Jalan Raya Gelam 250, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur.
Ketua PRM Ngampelsari, Zulkarnaen SST TW MPd yang juga menjadi penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk merespons perkembangan zaman.
“Kami ingin menumbuhkan semangat menuntut ilmu di era digital sekaligus mengokohkan ukhuwah dalam bisnis berjamaah. Ini saatnya umat Islam berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi berbasis syariah,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Peserta yang hadir berasal dari personalia Pimpinan Ranting Muhammadiyah Ngampelsari, Pimpinan Ranting Aisyiyah Ngampelsari, serta Takmir Masjid Al-Amin Ngampelsari. Suasana pelatihan tampak akrab dan penuh antusiasme.
Para peserta tidak hanya belajar tentang dasar-dasar bisnis digital, tetapi juga berdiskusi mengenai praktik ekonomi Islam yang relevan di era serba daring ini.
Ekonomi Islam Berkemajuan
Selain menambah wawasan tentang ekonomi Islam berkemajuan, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemantik amal nyata.
“Kami berharap peserta setelah pulang dari pelatihan ini dapat langsung mempraktikkan ilmunya, entah dalam bentuk usaha mikro, pemasaran produk jamaah, atau pengelolaan bisnis online yang lebih profesional,” tambah Zulkarnaen.
Ia menjelaskan bahwa pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini mencakup sesi praktik pemanfaatan media digital untuk bisnis, mulai dari pemasaran berbasis media sosial hingga strategi kolaborasi daring.
Pada penutupan acara, peserta sepakat untuk menjadikan pelatihan ini sebagai langkah awal membangun jejaring usaha bersama yang berlandaskan ukhuwah.
“Ini bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang membangun ikatan hati dan kekuatan jamaah,” imbuhnya.
Pelaksanaan pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat jaringan antar pimpinan dan kader, memperkokoh solidaritas, serta memperdalam komitmen terhadap perjuangan Muhammadiyah.
Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi pada pengembangan individu, tetapi juga pada penguatan organisasi secara keseluruhan.
Dengan semangat kebersamaan, pelatihan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekonomi Islam di tingkat ranting, sekaligus menjawab tantangan dunia usaha di era digital yang terus berkembang.






0 Tanggapan
Empty Comments