Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngemplak Tulangan bersama Takmir Masjid Al Firdaus menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Pemulasaraan Jenazah bertempat di Masjid Al Firdaus Perum Modernland Ngemplak, Kepatihan, Tulangan, Rabu (8/4/2026).
Sebagai pemateri pertama Dosen UMSIDA Khoiri dalam pemaparan setiap kader Muhammadiyah harus luas wawasan keilmuan ya termasuk dalam perawatan jenazah.
“Heterogenya background jamaah yang meninggal ada NU atau lainnya, kader harus tahu diri jangan memaksa harus dirawat sesuai Tarjih kalau yang jelas yang meninggal saudara dari NU, kecuali bila diminta keluarganya harus siap,” terang Dosen AIK UMSIDA.
Pemateri kedua, Wakil Ketua PDM Sidoarjo sekaligus Dosen AIK UMSIDA H. Imam Mahfudzi, menerangkan secara urut proses – proses yang dilalui sebagai pemimpin Pemulasaraan Jenazah.
Wakil PDM Sidoarjo berharap PRM Ngemplak Tulangan khususnya, serta warga Persyarikatan mampu melahirkan kader pemimpin pemulasaraan jenazah yang profesional, sesuai sunnah, serta berlandaskan manhaj Muhammadiyah dalam pelayanan keumatan.
Kader Muhammadiyah harus siap jadi pemimpin bila dibutuhkan, jangan sampai nolak bila dibutuhkan Umat disaat penting, harap Wakil Ketua PDM Sidoarjo
Ketua PRM Ngemplak Tulangan sekaligus Ketua panitia kegiatan Muhklasin, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa misi, di antaranya sebagai berikut.
- Meningkatkan kompetensi kader dalam memimpin pemulasaraan jenazah secara benar dan sistematis, menyeragamkan praktik pemulasaraan sesuai Al-Qur’an dan Sunnah melalui pendekatan tarjih.
- Menguatkan nilai kepemimpinan, empati, dan komunikasi dalam pelayanan duka.
- Terbentuk Kader pemimpin pemulasaraan jenazah yang amanah, terampil, dan berintegritas dan terwujudnya pelayanan pemulasaraan yang tertib, khidmat, sesuai syariat, serta siap berkhidmat untuk umat.
“Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran Persyarikatan Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan keagamaan yang sesuai Tarjih Muhammadiyah dan berkemajuan bagi umat,” pungkas Muhklasin. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments