Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prof. Khozin Harapkan Smamda Surabaya Terus Tumbuh Usai Lantik Jajaran Wakil Kepala Sekolah Baru

Iklan Landscape Smamda
Prof. Khozin Harapkan Smamda Surabaya Terus Tumbuh Usai Lantik Jajaran Wakil Kepala Sekolah Baru
Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Khozin, M.Si. saat memberikan sambutan. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya melaksanakan pelantikan jajaran Wakil Kepala Sekolah (Waka) untuk periode masa jabatan 2025-2029 pada Jumat, (23/1/2026).

Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Prof. Dr. Khozin, M.Si., dalam sambutannya mengatakan Smamda Surabaya adalah sekolah yang sudah eksis. Tim yang dimiliki Smamda Surabaya sudah sangat fokus.

“Namun perlu ditingkatkan lagi agar semakin banyak menarik siswa baru. Karena saat ini ukuran sekolah maju itu dari jumlah siswanya,” katanya.

Dengan tim yang sudah ada sekarang, diharapkan Smamda Surabaya bisa terus tumbuh dan berkembang.

Smamda Surabaya memang baru saja melakukan pergantian kepemimpinan. H. Mukhlasin, S.T., M.Pd., baru saja dilantik sebagai kepala sekolah pada November 2025 lalu menggantikan Astajab.

Dalam menjalankan operasional sekolah, Mukhlasin dibantu oleh wakilnya yang berjumlah lima orang, di antaranya:

  • Waka Kesiswaan: Moch. Hendy Bayu Pratama, S.S., M.Pd.
  • ​Waka Kurikulum: Mustakim, S.Pd.
  • ​Waka Ismuba (Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab): Alif Jatmiko, M.Th.I.
  • ​Waka Sarana Prasarana: Dio Yulian Sofansyah, M.Pd.
  • ​Waka Humas: Ratna Yuliawati, S.Si.

Mukhlasin menekankan bahwa, fokus utama tim baru ini adalah membangun soliditas internal guna membawa sekolah ke arah yang jauh lebih baik. Strategi utama yang akan diusung adalah revolusi kurikulum.

​”Target ke depan, kami ingin mencoba ‘membongkar’ kurikulum. Smamda tidak bisa hanya mengikuti kurikulum standar sekolah lain; harus ada pengkhususan agar muncul anak-anak yang berprestasi di bidangnya masing-masing,” ujarnya.

​Inovasi ini mengacu pada kesuksesan Kelas Tahfidz yang telah berjalan. Dengan penambahan jam khusus, kemampuan siswa dalam menghafal Al-Quran meningkat drastis. Keberhasilan inilah yang akan di-“kloning” ke mata pelajaran lain melalui program Kelas Unggul Spesifik.

“​Nantinya, setiap kelas akan memiliki spesifikasi yang lebih tajam, seperti: ​Kelas Biologi, ​Kelas Fisika, dan Kelas Matematika,” ungkap Mukhlasin.

​Dengan penambahan jam pelajaran pada bidang-bidang tersebut, Smamda menargetkan lahirnya lebih banyak juara Olimpiade Sains Nasional (OSN) di masa depan.

Program ini rencananya akan mulai dioptimalkan untuk jenjang Kelas 10 agar pendampingan dapat berjalan maksimal sejak dini.

​Terkait sumber daya pengajar, pihak sekolah menegaskan bahwa jumlah dan kualitas guru yang ada saat ini sudah sangat mumpuni untuk menjalankan sistem kelas spesifik tersebut.

“Dengan formasi kepemimpinan yang solid dan kurikulum yang inovatif, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya optimis dapat terus menjadi barometer pendidikan Islam yang progresif di Jawa Timur,” pungkasnya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu