Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Prof Ratna, Ilmuwan Top Dunia dan Kader Tapak Suci, Kini Dekan FKM UNAIR

Iklan Landscape Smamda
Prof Ratna, Ilmuwan Top Dunia dan Kader Tapak Suci, Kini Dekan FKM UNAIR
Prof. Dr. Ratna Dwi Wulandari, S.KM., M.Kes., Dekan FKM UNAIR periode 2025–2030 (Prof Ratna/PWMU.CO)
pwmu.co -

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) resmi memiliki pemimpin baru. Prof. Dr. Ratna Dwi Wulandari, S.KM., M.Kes., dilantik sebagai Dekan FKM UNAIR periode 2025–2030 dalam upacara pelantikan di Rektorat Universitas Airlangga, Surabaya, Rabu (10/9/2025).

Ditengah kemeriahan 15th Airlangga Championship 2025 di Gedung Olahraga Universitas Airlangga Ratna ikut memberikan sambutan dalam grand opening kejuaraan Tapak Suci Nasional yang diadakan oleh  UKM Tapak Suci Universitas Airlangga, sehari sebelum pelantikan Dekan.

Dia tidak memberikan kabar kalau hari ini akan dilantik menjadi Dekan. Kerendahan hati ini sontak membuat seluruh keluarga UKM Tapak Suci UNAIR terkaget dan bahagia mendengar kabar ini.

Guru besar bidang Administrasi dan Kebijakan Kesehatan ini bukan sosok baru bagi sivitas akademika UNAIR. Sejak tahun 2020, ia menjabat Ketua Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan FKM UNAIR. Kiprahnya juga dikenal luas sebagai peneliti, akademisi, sekaligus penggerak kolaborasi lintas sektor untuk pembangunan kesehatan masyarakat.

Ilmuwan Top Dunia dan Akademisi Produktif

Ratna Dwi Wulandari menorehkan prestasi internasional dengan tercatat sebagai Top 2% Scientist Worldwide 2023–2024 versi Stanford University. Ia juga dosen berprestasi tingkat UNAIR (2022) dan FKM UNAIR (2021).

Karya-karyanya telah banyak dipublikasikan di jurnal internasional bereputasi. Google Scholar mencatat 116 publikasi dengan H-index 22 dan sitasi hampir 5.000 kali. Ia juga menjadi Editor in Chief Indonesia Journal of Health Administration (IJHA), serta mitra bestari di jurnal top tier seperti The Lancet dan BMJ Open.

Di luar kampus, Ratna dipercaya memimpin berbagai kajian kebijakan kesehatan untuk pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, hingga UNICEF wilayah Jawa Timur.

Harapan untuk FKM UNAIR

Prof. Dr. Ratna Dwi Wulandari, S.KM., M.Kes., Dekan FKM UNAIR periode 2025–2030 (Prof Ratna/PWMU.CO)

Dalam sambutannya usai dilantik, Ratna menyampaikan tekadnya membawa FKM UNAIR lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Karena FKM ini isinya disiplin ilmu yang beraneka ragam, mulai dari kesehatan, sosial, budaya, ekonomi, manajemen, politik, statistik, dan lain-lain, maka diharapkan dekanat baru bisa mensinergikan semuanya secara harmonis, saling menguatkan, sehingga ilmu kesehatan masyarakat makin kuat, dan bisa memberi dampak manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan kesehatan masyarakat saat ini sangat kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh bidang ilmu agar inovasi dan kontribusi FKM UNAIR semakin nyata.

Kader Tapak Suci dan Pembina Mahasiswa

Selain kesibukan akademik, Ratna juga dikenal sebagai kader Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Sejak mahasiswa, ia aktif di perguruan seni bela diri tersebut dan kini dipercaya sebagai Pembina UKM Tapak Suci UNAIR.

Peran itu dijalaninya dengan penuh komitmen, mendampingi mahasiswa dalam menempa karakter, disiplin, dan keberanian.

“Tapak Suci melatih ketangguhan, kesabaran, dan keberanian. Nilai-nilai itu yang saya pegang juga dalam dunia akademik,” tuturnya.

Dia juga aktif menjadi anggota Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.

Perannya menjadi kader Muhammadiyah membawa semangat kemaslahatan lewat ilmu kesehatan masyarakat yang terus ia tekuni hingga mengantarnya sebagai Dekan FKM UNAIR.

Harapan Baru untuk 5 Tahun ke Depan

Pelantikan ini disambut gembira sivitas akademika UNAIR. Banyak pihak menaruh harapan agar Ratna mampu membawa FKM UNAIR menjadi pusat unggulan di bidang riset, advokasi, dan inovasi kesehatan masyarakat.

Dengan pengalaman panjang, jejaring luas, serta nilai persyarikatan yang melekat, Prof Ratna diyakini akan memimpin dengan integritas dan visi yang kuat.

Bagi keluarga besar Tapak Suci, keberhasilannya menempati kursi dekan adalah kebanggaan sekaligus inspirasi. Bahwa dari gelanggang bela diri, lahir pemimpin yang teguh, berilmu, dan siap mengabdi untuk masyarakat luas. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

1 Tanggapan

  1. Semoga bisa bertambah maju citra unair dengan dilantiknya guru besar yg baru dan ilmu yg diperoleh semoga bermanfaat bagi masarakat luas

Search
Menu