SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik kembali mengadakan psikotes tahunan bagi seluruh siswa kelas 3 yang menjadi momen rutin untuk menggali bakat dan minat anak sejak dini, Selasa-Rabu (4-5/11/2025).
Psikotes kali ini bertempat di Aula SDMM lantai 4 yang telah disiapkan secara khusus. Sejak pagi, siswa-siswi kelas 3 tampak antusias datang ke sekolah dengan mengenakan seragam rapi dan wajah penuh semangat.
Mereka memasuki ruangan secara bergantian berdasarkan sesi masing-masing sambil membawa alat tulis yang telah disiapkan.
Kegiatan psikotes kelas 3 ini bekerja sama dengan lembaga psikologi CV dengan Dinar Nasyiah yang membantu menyusun dan mengawasi pelaksanaan tes.
Selama dua hari, siswa mengikuti serangkaian tes ringan, seperti pengenalan pola, penyelesaian gambar, hingga tes minat yang menggali kesukaan mereka terhadap berbagai aktivitas, mulai dari seni, olahraga, sains, hingga kegiatan sosial.
Ria Eka Lestari S.Si penanggung jawab Bimbingan Konseling (BK) sekolah, menjelaskan tujuan diadakannya psikotes di jenjang kelas 3 ini, yang nantinya dapat digunakan sebagai bahan pemilihan kegiatan The Club di SDMM pada kelas 4 dan 5.
“Tujuan utama diadakan kegiatan psikotes ini adalah untuk mengidentifikasi potensi akademik dan bakat minat sejak dini. Selain itu juga memahami karakteristik dan gaya belajar siswa, serta sebagai bahan dasar layanan Bimbingan Konseling (BK),” tegas Tari, sapaan akrabnya.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu terlaksana dengan cukup kondusif. Ruangan tampak sangat tenang, dan siswa fokus pada tugasnya masing-masing.
Memberikan Pelayanan yang Holistik
SD Muhammadiyah Manyar mengadakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya sekolah untuk memberikan layanan pendidikan yang holistik, tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi dan kepribadian anak.
Diharapkan, melalui kegiatan psikotes ini, sekolah dapat memetakan potensi setiap siswa dan memberikan fasilitas pembinaan yang tepat, sehingga siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, percaya diri, dan berkarakter Islami.
Menurut Eka Yunita Rakhmawati S.Hum ketua jenjang, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan karakter dan potensi siswa yang terus dikembangkan sekolah.
“Kami ingin setiap anak dikenali keunikannya. Dengan hasil psikotes ini, kami dapat mengarahkan mereka ke The Club atau ekstrakurikuler yang sesuai. Kami berharap anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan berprestasi di bidang yang mereka cintai,” ujarnya.
Dengan semangat seperti itu, kegiatan psikotes kali ini bukan sekadar tes, tetapi menjadi langkah awal bagi siswa kelas 3 untuk mengenali jati diri dan merancang masa depan mereka dengan percaya diri.






0 Tanggapan
Empty Comments