Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN), Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI) bersama Griya Lansia Walidah Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sumenep menggelar bakti sosial (baksos) bertajuk “Cegah Gangguan Jantung Melalui Kesehatan Gigi dan Mulut” pada Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari pencegahan penyakit jantung, khususnya bagi kelompok lanjut usia.
Acara yang digelar di lingkungan Griya Lansia Walidah ini diikuti oleh para pasien lansia, pengurus, dan relawan kesehatan. Kegiatan meliputi edukasi kesehatan, pemeriksaan gigi dan mulut, serta konsultasi kesehatan dasar.
Para terapis gigi dan mulut juga memberikan penjelasan mengenai keterkaitan kebersihan oral dengan risiko gangguan jantung, mengingat infeksi atau peradangan pada rongga mulut dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai penyakit sistemik.
Ketua PTGMI, Yuli Mahendra, menyampaikan apresiasi kepada PDA Sumenep dan seluruh petugas Griya Lansia Walidah atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa sinergi tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para lansia.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan karena kesehatan gigi dan mulut merupakan pintu gerbang kesehatan tubuh secara keseluruhan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDA Sumenep, Damayanti, turut mengucapkan terima kasih atas kolaborasi PTGMI yang dinilainya memberikan manfaat besar bagi para penghuni griya lansia.
“Banyak lansia yang kurang menyadari bahwa keluhan pada rongga mulut dapat berdampak pada kondisi jantung. Edukasi dan pemeriksaan hari ini sangat membantu mereka memahami pentingnya perawatan yang benar,” tuturnya.
Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan lansia dan para pendamping tentang cara menjaga kebersihan gigi dan mulut secara mandiri.
Dengan pemahaman yang lebih baik, para lansia diharapkan dapat mencegah munculnya masalah kesehatan yang lebih kompleks, termasuk risiko penyakit jantung.
Harapannya, baksos ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan. PTGMI dan PDA Sumenep berharap program serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga para lansia memperoleh pemantauan kesehatan yang optimal dan tetap menikmati kualitas hidup yang baik.
Pada akhirnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menguatkan kembali senyum sehat para lansia sebagai wujud kepedulian terhadap generasi yang telah banyak berjasa bagi masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments