Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, dr. Farida Kupas Tuntas Manfaat Puasa

Iklan Landscape Smamda
Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, dr. Farida Kupas Tuntas Manfaat Puasa
dr. Farida Nur 'Aini Sp PK FISqua memberikan materi Manfaat Puasa dalam Perspektif kesehatan. Foto: Kurniawati/PWMU.CO
pwmu.co -

Pengajian rutin Majelis Tabligh dan Ketarjihan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) GKB kembali digelar dengan penuh antusias. Pada kesempatan ini, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) GKB 3 bertindak sebagai panitia sekaligus tuan rumah di Masjid Taqwa SMP Muhammadiyah 12 (Spemdalas) GKB, Ahad (25/1/2026).

Hadir sebagai narasumber, dr. Farida Nur Aini, Sp.PK., FISQua, memaparkan materi bertajuk Manfaat Puasa dalam Perspektif Kesehatan. Ia menegaskan bahwa puasa merupakan sarana detoksifikasi alami karena organ tubuh seperti lambung, usus, dan hati (liver) memperoleh waktu istirahat.

Dalam pemaparannya, dr. Farida menguraikan sejumlah manfaat puasa bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

1. Hormon Pertumbuhan
Tubuh yang berpuasa lebih dari enam jam akan melepaskan lebih banyak Human Growth Hormone (HGH) yang berfungsi membantu pembakaran lemak dan penurunan berat badan.

2. Kesehatan Otak
Puasa meningkatkan kadar Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) yang berperan mencegah penurunan fungsi otak serta menurunkan risiko Alzheimer dan Parkinson.

3. Kesehatan Mental
Menahan emosi saat berpuasa dapat menjaga detak jantung tetap stabil serta menyeimbangkan hormon kortisol sehingga membantu mengurangi stres.

4. Regenerasi Sel
Proses autofagi yang terjadi saat puasa membantu membersihkan sel-sel rusak dan menurunkan risiko penyakit kronis.

Dilema Kurma dan Diabetes

Sesi tanya jawab berlangsung dinamis ketika Supiyatun dari PRA GKB 1 Randuagung menyampaikan pertanyaannya.

“Sebagian orang menganjurkan makan kurma saat berbuka karena mengikuti sunnah, tetapi ada pula yang menyebut kurma dapat meningkatkan gula darah. Bagaimana sebaiknya menyikapinya?” tanyanya.

Menanggapi hal tersebut, dr. Farida menjelaskan bahwa gula dalam kurma merupakan gula alami buah yang berbeda dengan gula tebu. Bagi penderita diabetes, kurma tetap boleh dikonsumsi dengan batasan tiga, lima, atau tujuh butir. Ia juga mengingatkan agar penderita diabetes tetap meminum obat setelah berbuka, serta menyarankan untuk menghindari konsumsi madu.

Peserta PRA GKB 1 sampai PRA GKB 5 serius mendengarkan pengajian rutin. foto: Kurniawati/PWMU.CO

dr. Farida menekankan pentingnya mengikuti adab berpuasa sesuai tuntunan Rasulullah SAW, antara lain:

1. Mengakhirkan Sahur
Sahur merupakan sunnah yang mengandung keberkahan dan bertujuan memperkuat fisik selama berpuasa.

2. Menyegerakan Berbuka
Umat Islam dianjurkan berbuka segera setelah matahari terbenam.

3. Adab Makan
Disarankan mengawali berbuka dengan makanan ringan, kemudian menunaikan salat, sebelum mengonsumsi makanan utama.

Ia juga membagikan tips agar tubuh tetap bertenaga selama puasa, salah satunya dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal saat sahur, serta menghindari makanan terlalu berminyak dan pedas.

“Dengan pola makan yang tepat, puasa di bulan Ramadan dapat dijalani dengan lebih sehat dan bertenaga,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi dokumentasi. Para jamaah tampak antusias mengikuti foto bersama, dilanjutkan sesi foto per masing-masing ranting Aisyiyah.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu