Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim akan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga Marsinah, Pahlawan Nasional, dalam rangkaian Peringatan Milad ke-113 Muhammadiyah dan Konsolidasi Organisasi PWM Jatim, Sabtu (29/11/2025) mendatang. Acara akan dipusatkan di Aula Mas Mansur, Gedung PWM Jatim, Jalan Kertomenanggal IV/1, Surabaya.
Selain penyerahan penghargaan kepada keluarga Marsinah, PWM Jatim juga akan memberikan penghargaan kepada para finalis CRM Award 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas dan inovasi amal usaha Muhammadiyah.
Acara Milad ini menghadirkan dua tokoh nasional Muhammadiyah, yakni Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. sebagai pembawa keynote speech, serta Menteri Dikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. yang akan menyampaikan materi bertema Memajukan Kesejahteraan Bangsa Perspektif Pendidikan.
Ketua PWM Jatim Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM mengungkapkan bahwa pemberian penghargaan kepada keluarga Marsinah merupakan bentuk pengakuan atas keteladanan perjuangan Marsinah dalam membela keadilan, keberanian moral, dan hak-hak kemanusiaan.
“Karena negara telah memberikan apresiasi tertinggi kepada Marsinah melalui penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, PWM Jawa Timur merasa memiliki tanggung jawab moral untuk turut memberikan penghormatan serupa. Pengakuan negara ini sekaligus menegaskan bahwa perjuangan Marsinah bukan hanya milik masa lalu, tetapi menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa dalam menegakkan keadilan bagi kaum pekerja,” katanya, Rabu 26/11/2011).
Foto Marsinal dibawah dalam aksi buruh di Jakarta. Foto Kritianto Purnomo/((KOMPAS.com/
Sebagai bentuk penghargaan, terang Sukadiono, PWM Jatim akan memberikan apresiasi khusus kepada Marsinah yang merupakan alumni SMAM 1 Nganjuk angkatan 1989. Perjuangannya yang luar biasa bagi kaum buruh pada era 1990-an menjadi inspirasi bagi banyak generasi, terutama warga Muhammadiyah.
“Melalui penghargaan ini, PWM Jawa Timur berharap nilai-nilai keberanian, keteguhan, dan komitmen Marsinah terhadap keadilan dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rudi Utomo, M.Kes., menjelaskan bahwa Milad ke-113 Muhammadiyah bukan hanya ajang peringatan historis, tetapi juga momentum memperkuat manajemen organisasi.
“Milad ke-113 ini kami maknai sebagai saat yang tepat untuk memastikan bahwa seluruh struktur Persyarikatan di Jawa Timur bergerak dengan arah yang sama. Karena itu, selain seremoni Milad, kami selenggarakan konsolidasi organisasi yang sangat strategis,” ujarnya.
Acara akan dimulai pukul 08.00 WIB diawali sambutan Ketua PWM Jawa Timur Prof. Dr. dr. Sukadiono, MM, kemudian dilanjutkan dengan keynote speech oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., serta penandatanganan Prasasti Balai Diklat PWM Jatim di Prigen.
Pada sesi siang, kegiatan berlanjut dengan Konsolidasi Organisasi PWM Jawa Timur yang mencakup penyampaian hasil konsolidasi nasional Muhammadiyah, penjelasan terkait perpajakan organisasi, pembahasan RAPB PDM, serta isu-isu strategis lain untuk penguatan organisasi.
“Forum konsolidasi ini penting untuk menyamakan visi, meningkatkan profesionalitas administrasi, serta memastikan seluruh jajaran Persyarikatan di Jawa Timur siap menghadapi tantangan ke depan,” lanjut Rudi.
PWM Jatim juga menekankan pentingnya kedisiplinan peserta. “Kami berharap semua peserta melakukan konfirmasi tepat waktu agar panitia dapat menyiapkan acara secara optimal,” pungkasnya. (*)
0 Tanggapan
Empty Comments