Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur sukses menggelar Pendidikan Khusus Calon dan Kepala Sekolah/Madrasah (Diksuspala) 2025.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu-Kamis (10-14/8/2025) di Arayanna Hotel dan Resort, Trawas, Mojokerto, ini diikuti oleh para kepala sekolah serta calon kepala sekolah dari jenjang SD/MI, SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah se-Jawa Timur.
Acara dibuka secara resmi dengan rangkaian pembacaan ayat suci al-Quran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya, serta sambutan dari Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur, Prof Dr Khozin MSi, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua PWM Jawa Timur, Prof Dr dr Sukadiono MM.
Dalam sambutannya, Prof Sukadiono menegaskan bahwa Diksuspala 2025 dirancang untuk membentuk pemimpin sekolah Muhammadiyah yang tidak hanya unggul dalam aspek manajerial, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional dan empati yang tinggi dalam memimpin komunitas sekolah.
Sebelum memasuki sesi materi, seluruh peserta mengikuti pretest untuk mengukur pemahaman awal terkait materi kepemimpinan. Peserta kemudian dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing agar proses belajar lebih fokus dan sesuai konteks.
Selama lima hari pelatihan, para peserta menerima materi yang komprehensif, meliputi kepemimpinan transformasional, penyusunan visi dan misi, perencanaan strategis, serta manajemen sekolah.
Seluruh sesi difasilitasi oleh para ahli pendidikan dan praktisi berpengalaman yang menerapkan pendekatan interaktif serta mendorong diskusi mendalam untuk memperkuat keterampilan praktis peserta, termasuk praktik lapangan dan penguatan soft skill.
Acara juga dilengkapi dengan field trip berupa school benchmarking ke sekolah-sekolah unggulan Muhammadiyah. Peserta memperoleh wawasan nyata mengenai praktik-praktik baik di lapangan, termasuk strategi branding dan pemasaran sekolah di era digital.
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh seluruh peserta. Selain aktif dalam diskusi dan kerja kelompok, mereka juga menunjukkan kekompakan serta semangat belajar yang tinggi.
Salah satu momen berkesan terjadi pada akhir sesi, ketika peserta diminta menuliskan kesan terhadap rekan sekelas sebagai bentuk apresiasi dan refleksi.
Salah satu peserta dari SD Muhammadiyah Kompleks Gresik (SD Mugres) Kampus A, Syahriyani mengungkapkan rasa syukurnya atas pengalaman berharga selama mengikuti Diksuspala.
“Saya merasa sangat terhormat dapat mengikuti Diksuspala 2025. Kegiatannya padat dan menantang, tapi sangat membentuk karakter dan kepemimpinan. Kami dilatih disiplin, kerja sama tim, serta cinta terhadap alam dan tanggung jawab sosial. Terima kasih kepada seluruh panitia dan fasilitator atas dedikasinya,” ungkap Syahriyani.
Senada dengan itu, Kepala SD Mugres Kampus A, Eka Meitasari SPd menambahkan bahwa Diksuspala adalah energi baru bagi kepala sekolah Muhammadiyah untuk memimpin dengan visi, profesionalisme, dan inovasi.
“Kami berharap, keikutsertaan beberapa guru dalam Diksuspala ini dapat melahirkan kader persyarikatan yang mampu memimpin SD Mugres menjadi sekolah yang berkemajuan, unggul, dan menjadi pilihan utama masyarakat,” ucap Meita. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments