Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperluas jejaring akademik internasional. Salah satunya melalui Program Double Degree atau Joint Degree yang dijalankan bersama Asia University (AU) Taiwan. Tahun ini, belasan mahasiswa Fakultas Psikologi UMM angkatan 2022 dan 2023 siap terbang ke negeri Formosa untuk menempuh studi lanjutan.
Babak Baru Jejaring Akademik UMM
Keberangkatan mahasiswa dijadwalkan pada 1–3 Oktober 2025. Program ini memberi kesempatan kuliah dua tahun di UMM dan dua tahun di AU, Taiwan. Setelah lulus, para mahasiswa akan menyandang dua gelar sekaligus: Bachelor of Science (B.Sc.) dari Asia University dan Sarjana Psikologi (S.Psi.) dari UMM. Kombinasi ini diharapkan menjadi bekal berharga di mata industri global.
Cerita Mahasiswa Peserta Program
Salah satu peserta, Rizkylla Prasista Yusuf, mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti program ini. “Syukurnya, saya sebelumnya sudah pernah exchange ke sana, jadi kurang lebih sudah siap. Selain karena keinginan orang tua, saya memilih kelas Internasional ini karena peluangnya lebih besar. Program Joint Degree ini sangat khusus,” tuturnya.
Pesan Rektor: Belajar dari Buku dan Budaya
Dalam acara pelepasan, Rektor UMM menyampaikan pesan mendalam kepada para mahasiswa. Ia menekankan pentingnya kesiapan mental menghadapi kehidupan baru di Taiwan. “Program internasional yang paling penting adalah pengalaman. Manfaatkan setiap momen untuk belajar. Tidak hanya dari buku, tetapi juga dari budaya dan lingkungan,” pesannya.
Lebih jauh, ia mengingatkan agar mahasiswa mampu membaca prospek kerja bidang psikologi di kawasan Asia dan menjalin jejaring dengan alumni yang telah lebih dulu berkarier. Hal ini, menurutnya, menjadi bekal penting untuk merancang kontribusi mereka setelah lulus nanti.
Kurikulum Matang dan Dukungan Institusional
Sofa Amalia, S.Psi., M.Si., Dosen Penanggung Jawab Program, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar UMM. Kurikulumnya telah disusun sesuai dengan izin dari Kemendikbudristek dan kesepakatan MoA dengan Asia University. “Mahasiswa harus menuntaskan 68 SKS dalam dua tahun di UMM dan 54 SKS selama satu tahun di Taiwan,” jelasnya.
Sofa berharap tahun depan kerja sama dapat diperluas. Tidak hanya terbatas pada double degree, tetapi juga program credit transfer selama satu tahun agar lebih banyak mahasiswa bisa merasakan pengalaman studi internasional.
Gerbang Menuju Masa Depan
Program Double Degree UMM dengan Asia University Taiwan, lanjut Sofa, bukan sekadar mobilitas pelajar. “Ini adalah gerbang menuju masa depan yang lebih cerah,” ujarnya optimistis.






0 Tanggapan
Empty Comments