Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM). Dua siswi kelas VI Raja Ampat, Muthiatur Rahmah Putri Ighfar dan Davina Azqiara Pramesti, berhasil menuntaskan Level 6 (level tertinggi) program Reading Log melalui Literacy Proficiency Test (LPT) dengan predikat Unggul.
Tes LPT merupakan asesmen akhir untuk memastikan ketuntasan capaian literasi siswa yang dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026).
Pencetak Rekor Pertama Level 6
Muthiatur Rahmah Putri Ighfar yang akrab disapa Rahmah menjadi siswa pertama dalam sejarah Reading Log SDMM yang menuntaskan Level 6 sejak program ini berjalan pada 2024.
Rahmah mengaku tak menyangka dapat meraih capaian tersebut.
“Saya sangat bahagia dan terharu. Tidak menyangka bisa sampai di level tertinggi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kunci keberhasilannya adalah konsistensi.
“Rajin dan rutin setor review bacaan. Jangan menunda. Kalau disiplin, level akan naik,” pesannya kepada teman-teman dan adik kelasnya.
17 Buku dalam Satu Semester
Capaian luar biasa juga diraih Davina Azqiara Pramesti. Ia menjadi siswa tercepat kedua Level Reading Log di SDMM.
Dalam satu semester, Davina menamatkan 17 buku, melampaui target program yang hanya 7–8 buku per semester.
“Setiap naik level, tingkat kesulitannya meningkat. Tapi kalau punya niat dan target yang jelas, semuanya terasa lebih mudah,” ungkapnya.
Davina membagikan strategi sederhana dengan membuat target mingguan.
“Kalau target saya dalam satu pekan harus membaca tiga buku,” jelasnya.
Program Reading Log, menurut Davina, sangat memotivasinya untuk semakin mencintai membaca. Ia menemukan banyak buku menarik, termasuk karya William Shakespeare serta seri Diary of a Wimpy Kid karya Jeff Kinney yang membantunya memperkaya kosakata bahasa Inggris.
Asesmen Berstandar Nasional dan Internasional
Kepala Perpustakaan SDMM, Ir. Siti Faizah, menyampaikan bahwa capaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk meningkatkan budaya literasi sekolah.
Ia menegaskan bahwa Reading Log bukan sekadar membaca dan mereview buku.
“Semua siswa mengikuti asesmen awal dan akhir yang disesuaikan dengan kemampuan membaca serta standar literasi nasional dan internasional,” jelasnya.
Menurutnya, asesor Reading Log SDMM telah menyusun standar asesmen yang setara dengan TKA Nasional. Juga didasarkan pada hasil jurnal penelitian internasional.
“Pertanyaannya tidak hanya ‘apa’ dan ‘siapa’, tetapi mengarah pada analisis, pemahaman reflektif dan mendalam siswa,” tegasnya.
Keberhasilan Rahmah dan Davina menjadi bukti bahwa dengan sistem terstruktur dan pendampingan yang tepat, siswa sekolah dasar mampu mencapai standar literasi unggul.
Prestasi ini diharapkan semakin menguatkan budaya membaca di SDMM.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments