Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rajut Ukhuwah Antar Anggota, PRNA Pelangwot Jalin Silaturrahim Pasca Persalinan

Iklan Landscape Smamda
Rajut Ukhuwah Antar Anggota, PRNA Pelangwot Jalin Silaturrahim Pasca Persalinan
Potret Silaturrahim PRNA Pelangwot ke kediaman anggota pasca persalinan pada Sabtu (27/12/2025). (Zum'atun Kholifah/PWMU.CO).
pwmu.co -

Suasana tampak cerah seolah alam merestui agenda singkat yang direncanakan Ketua PRNA Pelangwot, Iftihatur Rofiah. Adapun dua Agenda yang terlaksana itu yakni Senam SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) dan Silaturrahim pada Sabtu sore (27/12/2025).

Merujuk pada isi dari 10 Komitmen Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah, yakni Poin ke-3 — Beradab Islami dalam kehidupan.

Komitmen ini terikrar pada Muktamar XIII Nasyiatul Aisyiyah di Yogyakarta dan menjadi pedoman bagi kader di seluruh tingkatan untuk memperkuat semangat dan ciri khas gerakan.

Pukul 15.30 WIB, Gedung TK ABA & KB Al Furqon Perum. Pilangasri Desa Pelangwot menjadi tempat ternyaman, untuk melaksanakan kegiatan pertama, Senam Kesegaran Jasmani atau SKJ.

Di dalam ruangan itu, sebagian anggota yang hadir, membakar kalori dan lemak jahat (LDL), yang bersarang di tubuh dengan memanfaatkan Smart TV (Layar Pintar) atau Papan Interaktif Digital (PID).

Aplikasi YouTube dengan Channel SKJ sebagai pemandunya, gerakan sederhana yang berulang menjadikan anggota menikmati setiap gerakan dari alunan ritmik dan hitungan.

“Lah ini dia, gerakan senam ya mudah di tiru. Besok lek senam pakai channel ini lagi ya teman-teman” ujar Nurmayanti, salah satu anggota PRNA Pelangwot yang aktif.

Silaturrahim Pasca Persalinan

Silaturrahim adalah perintah Allah, sehingga banyak termaktub pada berbagai ayat Alqur’an sebagai pengingat manusia. Di antaranya QS. An-Nisa’ ayat 1:

“Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi”.

Selain itu, ada juga sabda Nabi Rasulullah yang di riwayatkan oleh Bukhari:

“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan ingin dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia bersilaturahmi.”.

Usai senam, Ifti bersama laskar anggota PRNA Pelangwot, melanjutkan kegiatan ke dua yakni Silaturrahim ke rumah Nevitania. Ia merupakan anggota PRNA Pelangwot yang baru saja melahirkan buah hati ke 2 Pada Minggu (21/12/2025) lalu.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sambutan hangat oleh Nevitania dan Ibunya, menjadikan penenang jiwa tersendiri, dari pengalaman yang baru saja di alami. Menanggapi dialog interaktif semua anggota PRNA, Nevi bercerita kronologi persalinan yang baru baru ini ia alami.

Di setiap ceritanya yang ekspresif di sambut gelak tawa seisi rumah termasuk seluruh tamu yang hadir. Bayi laki laki yang lucu dan menggemaskan itu menjadi bayi penantian selama 15 tahun lebih.

Setelah terjadi obrolan yang panjang, Anggota PRNA pun undur diri dan berpamitan. Tak lupa mendoakan bayi Sholihnya Ayunda Nevitania.

Pelajaran dari Kelahiran

Pelajaran yang bisa di petik dari pengalaman Nevi, benar adanya, Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an surat Lukman bahwa seorang ibu itu melahirkan dengan susah payah, wahnan ‘ala wahnin (payah yang bertambah).

Mengingatkan kepada para anak untuk senantiasa taat dan menyayangi sosok ibu. Dan juga menjadi alarm terhadap suami untuk menyayangi dan menghargai istri dengan tulus.

Silaturrahim atau menyambung kasih sayang sama halnya dengan ukhuwah atau merajut persaudaraan. Nasyiatul ‘Aisyiyah adalah perempuan muda yang masih subur dan berkesempatan untuk mempunyai banyak keturunan.

Maka tidak heran jika di setiap acara atau kegiatan Muhammadiyah yang melibatkan nasyiatul ‘aisyiyah di situlah anak anaknya senantiasa menyertai ibunya.

Melalui silaturrahim ini, harapannya mampu menjadi magnet PRNA Pelangwot dalam merangkul anggotanya dari berbagai lapisan. Albirru man ittaqa (kebaikanlah bagi orang-orang yang bertaqwa).

“Sesungguhnya, ketika kita merawat silaturahim, kita merawat kebahagiaan dalam hati”.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu