
PWMU.CO – Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Qobilah Penuntun Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan rapat kerja (raker) untuk menyatukan visi, misi, dan tujuan organisasi. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (24/1/2025) di Ruang Meeting Besar Griya Mahasiswa UMS.
Raker diikuti oleh seluruh Divisi dan Bina Karya Mandiri (BKM) HW UMS. Tujuan utama kegiatan ini adalah menyusun rencana kerja organisasi untuk satu tahun ke depan, memberikan koordinasi strategis, serta mempersatukan visi dan misi organisasi.
Ada tiga poin penting dari raker ini:
- Langkah Awal Kepengurusan Baru: Sebagai penggerak roda kepemimpinan yang sah.
- Peningkatan Fungsi HW: Menjadikan HW sebagai pencetak generasi muda yang cinta tanah air dan memiliki keterampilan untuk membantu sesama.
- Penguatan Relasi Antar Pengurus: Membina keakraban dan musyawarah demi kemajuan organisasi.
Ketua Qobilah HW UMS Periode 2025, Rakanda Abid Ihsan Al Faruq, menyampaikan bahwa raker ini merupakan wadah penting untuk menyusun dan menetapkan program kerja selama satu periode. “Hasil dari rapat kerja ini berupa program kerja selama satu periode, dan semoga dapat terlaksana sesuai timeline,” ujar Abid.
Senada dengan itu, Sekretaris Qobilah, Ayunda Rahma Vinannada Nurjian, mengapresiasi pelaksanaan raker yang berjalan sesuai jadwal meskipun ada sedikit keterlambatan. “Alhamdulillah, raker kali ini tepat waktu. Walaupun sedikit molor, hanya beberapa menit saja. Semangat pimpinan adalah semangat saya,” ungkapnya.
Rahma berharap raker ini dapat menjadi ajang pembelajaran bagi pimpinan HW untuk menghadapi dan menjalankan program kerja selama satu periode ke depan. Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan program kerja yang sesuai rencana agar dapat memfasilitasi seluruh pengurus.
Kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi peserta untuk mendapatkan wawasan dan motivasi dalam mengembangkan gerakan Hizbul Wathan di UMS.
Dengan raker ini, diharapkan HW UMS mampu melahirkan inovasi serta ide-ide segar yang bermanfaat tidak hanya untuk Persyarikatan Muhammadiyah, tetapi juga masyarakat luas. (*)
Penulis: Gissya Titania Lisnawati Asri Dewi Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments