Ikatan Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Surabaya (IKA Umsura) akan menggelar rapat kerja di The Southern Hotel Surabaya, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini akan dihadiri alumni Umsura dari berbagai daerah di Tanah Air sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus penajaman arah program kerja periode 2025–2029.
Rapat kerja tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran alumni dalam pengembangan karier lulusan, penguatan jejaring profesional, serta kontribusi nyata terhadap almamater dan masyarakat.
Ketua IKA Umsura, Dr. Suli Da’im, MM, menegaskan bahwa rapat kerja ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum penting untuk menyatukan visi dan langkah alumni dalam lima tahun ke depan.
“Rapat kerja ini menjadi titik tolak konsolidasi dan penguatan peran alumni. Kami ingin IKA Umsura hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan lulusan dan mitra strategis kampus,” ujar Suli Da’im.
Dia menambahkan, alumni memiliki posisi penting dalam menjembatani dunia akademik dan dunia profesional.
Menurut Suli, kekuatan jejaring alumni harus dikelola secara sistematis agar memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, lulusan baru, dan reputasi kampus.
“Alumni adalah duta kampus di tengah masyarakat. Keberhasilan alumni adalah cermin kualitas perguruan tinggi. Karena itu, jejaring ini harus kita rawat dan kita optimalkan,” tegas anggoat Komisi E DPRD Jatim ini.
Fokus Program Kerja 2025–2029
Dalam periode 2025–2029, IKA Umsura memfokuskan program kerja pada penguatan jejaring, pengembangan karier, serta kontribusi terhadap almamater. Program-program tersebut dirancang terstruktur dan berkelanjutan.
1. Pengembangan Karier dan Profesionalisme
IKA Umsura akan menggelar berbagai seminar dan pelatihan kerja, mulai dari workshop tips wawancara, pembuatan CV, hingga pelatihan keterampilan khusus sesuai kebutuhan industri.
“Kami ingin lulusan Umsura tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja. Karena itu, pelatihan soft skill dan hard skill menjadi prioritas,” kata Suli.
Selain itu, IKA Umsura juga akan mengembangkan program mentorship, di mana alumni berpengalaman membimbing mahasiswa tingkat akhir maupun alumni muda. Program ini diharapkan mampu mempercepat adaptasi lulusan baru di dunia profesional.
Tak kalah penting, akses koneksi industri dan peluang magang juga akan diperluas melalui jejaring alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor.
“Banyak alumni kita yang sudah berada di posisi strategis. Kami ingin membuka akses itu bagi adik-adik mahasiswa agar peluang kerja semakin terbuka,” tambahnya.
2. Tracer Study dan Manajemen Data
IKA Umsura juga menaruh perhatian pada tracer study atau penelusuran alumni. Program ini bertujuan mengumpulkan dan menganalisis data sebaran alumni sebagai bahan evaluasi kampus sekaligus mendukung kebutuhan akreditasi.
“Data alumni harus akurat dan terintegrasi. Ini penting untuk pengembangan institusi dan peningkatan kualitas pendidikan,” jelas Suli.
Untuk itu, pembaruan database alumni melalui sistem informasi terintegrasi akan menjadi salah satu prioritas kerja.
3. Jejaring dan Silaturahmi (Networking)
Sebagai organisasi berbasis kekeluargaan, IKA Umsura tetap menempatkan silaturahmi sebagai fondasi utama. Rencana program mencakup reuni akbar, reuni berbasis komisariat, hingga alumni gathering berbasis hobi maupun profesi.
“Kami ingin silaturahmi ini tidak berhenti pada nostalgia, tetapi berkembang menjadi kolaborasi konkret,” ujar Suli.
Selain itu, penguatan struktur organisasi IKA Umsura juga akan dilakukan agar program berjalan efektif dan terukur.
4. Kontribusi ke Almamater dan Sosial
IKA Umsura juga mendorong alumni untuk terlibat langsung dalam pengembangan kampus melalui program Alumni Mengajar atau berbagi pengalaman dalam kuliah umum.
“Kami ingin alumni kembali ke kampus, berbagi pengalaman, memberi inspirasi, dan membuka wawasan mahasiswa,” kata Suli.
Di bidang sosial, IKA Umsura akan menginisiasi penggalangan dana untuk beasiswa mahasiswa kurang mampu, serta mendukung sarana dan prasarana kampus. Kegiatan sosial kemasyarakatan seperti donor darah, bakti sosial, dan pengabdian masyarakat juga masuk dalam agenda prioritas.
5. Branding dan Pencitraan
Dalam upaya meningkatkan reputasi kampus, IKA Umsura akan mendorong peran duta alumni sebagai representasi almamater di berbagai sektor.
Selain itu, publikasi prestasi alumni akan diperkuat untuk membangun citra positif Umsura di tingkat lokal maupun nasional.
“Kesuksesan alumni harus kita ceritakan. Itu bukan untuk membanggakan diri, tetapi untuk menguatkan brand kampus dan memotivasi generasi berikutnya,” tegas Suli.
Membangun Soliditas dan Dampak Nyata
Melalui rapat kerja ini, IKA Umsura berharap dapat menyusun program yang realistis, terukur, dan berdampak luas.
“Ke depan, IKA Umsura harus semakin solid, profesional, dan produktif. Kami ingin alumni tidak hanya terhubung secara emosional, tetapi juga terhubung secara kolaboratif,” pungkas Suli Da’im.





0 Tanggapan
Empty Comments