Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LP UMKM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah diselenggarakan pada 23–25 Januari 2026 di Balai Latihan Sumber Daya Manusia (BLSDM) Depok, Jawa Barat.
Kegiatan ini difokuskan pada penguatan sinergi pengembangan model bisnis UMKM yang adaptif dan berdaya saing, termasuk optimalisasi peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai jejaring ekonomi kerakyatan.
Rakernas secara resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang membidangi LP UMKM, Dr. Anwar Abbas, M.M., M.Ag. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran UMKM Muhammadiyah sebagai tulang punggung ekonomi umat dan nasional yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi, inovasi, serta penguatan jejaring koperasi.
“UMKM Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi umat. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat, inovasi berkelanjutan, dan pengelolaan usaha yang adaptif agar mampu bersaing di tengah dinamika ekonomi global,” tegasnya.
Rangkaian agenda Rakernas meliputi rapat koordinasi pengurus, seminar pengembangan UMKM, dialog kebijakan bersama para pemangku kepentingan, serta pameran (expo) produk unggulan UMKM binaan Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah dan memperkuat ekosistem UMKM Muhammadiyah secara nasional.
Rakernas ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, perwakilan Pimpinan Wilayah dan Daerah Muhammadiyah, serta Staf Ahli Menteri Bidang Kebijakan Publik. Dari LP UMKM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, hadir Imam Sugiri selaku Ketua, didampingi Sumhaji dari unsur kesekretariatan, yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui Rakernas ini, Muhammadiyah menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperkuat sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments