Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ramadhan: Kebahagiaan bagi Mukmin, juga bagi Pendosa

Iklan Landscape Smamda
Ramadhan: Kebahagiaan bagi Mukmin, juga bagi Pendosa
pwmu.co -

Susah tapi Bahagia

Ungkapan ini seolah bertolak belakang, bagaimana mungkin bersusah payah tapi tetap bahagia? Itulah makna perjuangan. Hidup adalah perjuangan, dan perjuangan membutuhkan pengorbanan, tiada perjuangan jika tidak mau berkurban. 

Perjuangan merupakan satu-satunya sikap yang harus ditempuh untuk mencapai cita atau harapan. Dengan demikian setiap Mukmin hendaknya memiliki cita atau harapan. Dan harapan itu tiada lain adalah kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.

Seorang Mukmin akan selalu berupaya menjawab atau menyelesaikan tantangan dalam kehidupanya karena Allah. 

Karena itu, iman merupakan modal utama dari sikap menjawab tantangan itu. Tanpa iman setiap hamba tidak akan memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi setiap tantangan. Karena itu ia tidak akan tumbuh menjadi lebih dewasa, dan menjadi pribadi yang tidak tahan banting. 


Karena itu seorang Mukmin akan selalu memiliki jiwa yang penuh optimis bersama Allah. Dengan idealismenya itu ia akan terus berjuang dan berjuang untuk mencapai yang maksimal. Bukan semata tendensi pribadi yang lebih dominan dan diutamakan kepuasan dirinya, akan tetapi lebih dari itu ia akan sangat berbahagia jika ia dapat membahagiakan orang lain sebanyak-banyak, senyampang kesempatan itu masih ada dalam dirinya beserta kekuasaan yang diembannya.

Contoh teladan seseorang yang mampu menjawab tantangan kehidupan dengan sempurna ialah nabiyullah Ibrahim alaihissalam khalilullah.

۞وَإِذِ ٱبۡتَلَىٰٓ إِبۡرَٰهِ‍ۧمَ رَبُّهُۥ بِكَلِمَٰتٖ فَأَتَمَّهُنَّۖ قَالَ إِنِّي جَاعِلُكَ لِلنَّاسِ إِمَامٗاۖ قَالَ وَمِن ذُرِّيَّتِيۖ قَالَ لَا يَنَالُ عَهۡدِي ٱلظَّٰلِمِينَ  ١٢٤

Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim”. (al Baqarah/124)

Kalimat faatammahunna bermakna telah menyelesaikannya dengan sangat sempurna. Berbagai goncangan kehidupan bagi beliau adalah gelombang kehidupan yang jika disikapi dengan optimis akan tetap dalam kebahagiaan itu, akan tetapi sebaliknya bagi orang yang selalu pesimis dan mudah putus asa maka akan ia menjadikan ia merasa susah dan sengsara.

Semoga kita dapat berjuang di bulan suci ini dengan sungguh-sungguh berjuang, dan hal itu dijalani dengan penuh kebahagiaan karena merasa bersama Allah. Sehingga ada saat dimana kebahagiaan itu akan menjadi kebahagiaan yang permanen dalam keadaan kehidupan yang bagaimanapun tanpa putus asa atau lupa diri saat mencapai puncak kejayaan. Amin. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni
Ramadhan: Kebahagiaan bagi Mukmin, juga bagi Pendos adalah versi online Buletin Jumat Hanif Edisi 17 Tahun XXVI, 1 April 2022/29 Sya’ban 1443

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu