Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) Lamongan terus menggerakkan jalan dakwahnya. Hal ini ditandai dengan terbentuknya pengurus baru yang dihasilkan dari rapat formatur hasil rembugda Jatam yang bertempat di RM Terminal Bakso Laren pada Ahad (14/12/2025).
Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Shobikin Amin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan Jatam sebenarnya merupakan wewenang MPM untuk memutuskannya. Namun kita ingin sebuah kebersamaan dari semua elemen untuk kebaikan bersama.
Sebuah organisasi yang berhasil adalah yang mampu menciptakan regenerasi dan kaderisasi sehingga terjadi kesinambungan dalam masa-masa yang akan datang. Selain itu, ia pun menambahkan bahwa Jatam Lamongan di bawah naungan MPM PDM Lamongan diharapkan mampu bergerak memberdayakan petani secara sistematis sehingga dapat terukur dan konstruktif.
Ia juga juga berpesan bahwa siapapun yang terpilih menjadi pengurus dari keputusan rapat ini hendaknya menjadi kesadaran bersama dan bersifat kolektif kolegial.
“Ciri suatu organisasi dikatakan sukses dan berhasil adalah mampu mewujudkan regenerasi, kaderisasi, empowering, dan bekerja secara sistematis. Untuk itu Jatam Lamongan harus berupaya maksimal menginvetarisir potensi yang ada dan menggerakkan untuk memberdayakan petani khususnya warga Muhammadiyah Lamongan,” terang Shobikin.
Pengurus Jatam Lamongan
Rapat formatur penyusunan kepengurusan Jatam Lamongan dipimpin oleh Kasful Anwar dari anggota MPM PDM Lamongan. Dari seluruh formatur yang terpilih pada rembugda yang lalu diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangannya terkait kepengurusan yang akan datang. Dari hasil penyampaian pandangan dan usulan peserta rapat menghasilkan kesepakatan pengurus Jatam yang baru sebagai berikut :
Ketua: Edi Suyitno
Wakil Ketua: M. Muchsin
Sekretaris: Eko Hijrahyanto Erkasi
Bendahara: Nu’man Suhadi
Divisi Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan: Imam Hambali
Divisi Pengembangan Teknologi dan Inovasi Pertanian: Kurniawan Adi P.
Divisi Data Informasi dan Publikasi: Kasful Anwar
Divisi Kemitraan: Kiswanto Hadi
Divisi Advokasi dan Kebijakan Publik: M. Imam Kafidzin
Divisi Pengembangan Usaha dan Bisnis: Sofiul Halim
Divisi Sosial Kemasyarakatan: Shandi Agung W.
Ketua Jatam Lamongan terpilih Edi Suyitno dalam sambutan perdananya menyampaikan bahwa potensi, aset, budidaya yang dimiliki anggota Jatam Lamongan sesungguhnya memiliki peluang untuk lebih ditingkatkan kembali. Namun demikian kita harus mengakui banyak kelemahan yang harus kita perbaiki termasuk kegagalan dalam penyerapan produk di pasar yang lebih luas.
Ia pun mengungkapkan bahwa komposisi kepengurusan perlu adanya kelengkapan dan keterwakilan wilayah agar lebih maksimal memetakan potensi yang ada di Lamongan. Lebih dari itu, praktisi agrobisnis ini menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas sehingga kita mendapatkan legitimasi dan kepercayaan dari seluruh jamaah.
“Ini merupakan sebuah amanah yang tidak ringan bagi saya pribadi namun saya berharap kita semua bisa saling melengkapi di antara kelebihan dan kekurangan setiap pengurus. Saya berharap kita bisa bekerja sama sebagai tim dan membangun sistem yang baik sehingga kita mendapat trust dan mampu mempertanggung jawabkannya”, pungkas Edi. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments