
PWMU.CO – SMK Muhammadiyah 5 Srono, Banyuwangi, memasuki babak baru dalam perjalanannya. Setelah melalui proses yang dimulai sejak akhir Juni 2025, tepatnya pasca Senin (30/6/2025), sekolah ini resmi menetapkan Muchlas Effendi ST sebagai kepala sekolah pendamping. Penetapan ini menjadi langkah awal dari serangkaian transformasi besar yang akan dijalankan.
Pada Selasa (8/7/2025), digelar rapat perdana yang secara khusus membahas arah baru SMK Muhammadiyah 5 Srono.
Dalam forum tersebut, turut diperkenalkan branding terbaru sekolah, yakni SMKS Mulia. Nama ini diharapkan menjadi simbol semangat baru yang mencerminkan visi perubahan yang lebih bermakna dan terarah.
1. Visi dan Misi Baru: Bertakwa, Terampil, dan Mandiri
Dalam rapat tersebut, ditetapkan visi dan misi baru sekolah yang berfokus pada tiga nilai utama yakni ketakwaan, keterampilan, dan kemandirian.
‣ Bertakwa: Mewujudkan peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan menjunjung nilai-nilai Islam.
‣ Terampil: Meluluskan siswa yang kompeten, terampil, dan siap memasuki dunia kerja.
‣ Mandiri: Menyiapkan generasi yang percaya diri, tangguh, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Branding SMKS Mulia menjadi cerminan dari cita-cita luhur sekolah yaitu memiliki niat mulia, berperilaku mulia, dan mengusung tujuan yang mulia. Seiring dengan itu, budaya islami akan diterapkan secara menyeluruh dalam setiap aktivitas dan lingkungan sekolah.
2. Penyusunan Tata Tertib Baru
Rapat juga membahas penyusunan ulang tata tertib siswa. Tata tertib yang baru ini akan menekankan pada pembiasaan disiplin, sikap sopan santun, serta penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
3. Penguatan Budaya Kerja Guru dan Siswa
Tak hanya siswa, budaya kerja guru dan tenaga kependidikan juga menjadi perhatian utama. Dalam kesempatan ini, Muchlas Effendi menegaskan pentingnya perubahan etos kerja dan pola pikir di seluruh elemen sekolah.
Pada kesempatan ini, Muchlas Effendi juga juga menegaskan bahwa untuk memanen keberhasilan, maka sekolah harus menanamkan kebaikan.
“Sekolah ini harus menanamkan kebaikan jika ingin memanen keberhasilan. Semuanya harus dimulai dari niat yang baik, kerja yang ikhlas, serta budaya yang mendorong kemajuan,” tegasnya.
Dengan dimulainya langkah-langkah perubahan besar ini, seluruh elemen sekolah diharapkan bersinergi membangun SMKS Mulia sebagai sekolah unggul dalam akhlak dan kompetensi, serta menjadi kebanggaan masyarakat Srono. (*)
Penulis Moh. Gufron Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments