Cahaya lampu berkelip menghiasi halaman Musholla An Nur, Senin malam (16/2/2026), saat ratusan santri TPQ dan remaja Perumahan Putra Bangsa III, Medokan Ayu, Surabaya, berkumpul menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Dengan busana serba putih dan wajah penuh keceriaan, mereka mengikuti pawai tarhib Ramadan sebagai bentuk syiar dan ungkapan kegembiraan.
Pawai yang digelar TPQ An Nur ini menjadi tanda dimulainya rangkaian penyambutan Ramadan. Para santri membawa poster berisi ajakan kebaikan, seolah menjadi pesan berjalan bagi warga sepanjang rute pawai. Sejak pukul 19.30 WIB, suasana khidmat tampak memenuhi halaman musholla yang berlokasi di Jalan Putra Bangsa III Blok C No. 41–43.
Sebelum pemberangkatan, perwakilan guru TPQ, Ustaz Sumarno, menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menata niat dan membersihkan hati menyongsong bulan suci. Pawai kemudian dilepas secara resmi oleh Ketua Takmir Musholla An Nur, Muhammad Gufron.
Makna Ramadan
Dalam pesannya, ia mengajak para peserta meresapi makna Ramadan sebagai bulan penuh berkah, saat pintu surga dibuka dan setan-setan dibelenggu.
Ia juga mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan Imam Ahmad bahwa orang berpuasa mendapat dua kegembiraan: saat berbuka dan saat berjumpa dengan Allah. Menurutnya, kebahagiaan ini harus diekspresikan secara positif, salah satunya melalui pawai syiar agar semangat Ramadan menular kepada masyarakat sekitar.
Setelah doa bersama dibacakan, rombongan bergerak menyusuri Blok C menuju Blok A, F, B, G, hingga Blok Raya, kemudian melintas ke Blok E sebelum kembali ke Blok Raya dan finis di musholla melalui Blok D. Sepanjang perjalanan, lantunan shalawat dan musik islami mengiringi barisan pawai, sementara warga menanggapi dengan sambutan hangat.
Sumarno berharap kegiatan ini tidak hanya mempersiapkan fisik para santri dan remaja untuk berpuasa, tetapi juga menguatkan kesiapan mental dan spiritual mereka. Pawai tarhib, menurutnya, menjadi bukti bahwa dakwah dapat dilakukan dengan cara yang meriah, menggembirakan, dan penuh kebersamaan.
Sebagai bentuk syukur, warga bersama peserta pawai menggelar doa bersama dan berbagi makanan kepada masyarakat sekitar. Dengan semangat “Semarak Ramadan”, santri TPQ An Nur dan remaja Putra Bangsa III berkomitmen menumbuhkan generasi yang mencintai ibadah serta mampu memberi teladan positif di lingkungannya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments