Sekitar 150 guru TK dan KB Aisyiyah yang tergabung dalam Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Situbondo melaksanakan kegiatan outbound dan launching buku panduan Al-Islam karya para guru Aisyiyah di Wonokoyo Waterpark pada Senin (10/11/2025). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Milad ke-28 IGABA.
Milad IGABA yang mengusung tema “Membangun Kemandirian IGABA dalam Melejitkan Pendidikan Anak Usia Dini Aisyiyah untuk Generasi Berkemajuan” tersebut menghadirkan workshop bernuansa Hizbul Wathan (HW) untuk meningkatkan dan mengasah keterampilan para guru dalam membentuk karakter peserta didik.
Mendung yang bergayut tidak mengurangi antusiasme para guru Aisyiyah yang mengenakan seragam biru muda dengan bawahan gelap dan kerudung biru elektrik.
Wajah sumringah dan senyum ceria tampak menghiasi raut mereka saat berangkat bersama-sama, diiringi deretan sepeda motor dari arah yang menjadi titik kumpul pemberangkatan menuju lokasi acara.
Acara tersebut dihadiri oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Majelis Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (PAUD Dasmen), serta beberapa pejabat dari Kantor Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Panji, Situbondo.
Hadir pula pendamping satuan pendidikan TK, Zaini, S.Pd., dan pendamping satuan pendidikan KB, Ari Kuntiyani, S.Pd.
Dalam sambutannya, Zaini menyampaikan bahwa IGABA hendaknya terus aktif menyelenggarakan kegiatan serupa, terutama untuk meningkatkan mutu guru terkait Kurikulum dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam.
“Saya berharap agar lembaga-lembaga Aisyiyah dapat berpartisipasi dalam lomba Digitalisasi Sekolah yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengingat digitalisasi sekolah merupakan salah satu bentuk implementasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Acara dimulai tepat pukul 08.30 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah satu guru dari TK Aisyiyah Besuki, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi HW untuk anak usia dini oleh perwakilan Kwartir Daerah (Kwarda) Situbondo.
Ketika azan Zuhur berkumandang, sesi materi dihentikan sejenak. Seluruh guru kemudian bersiap menunaikan salat Zuhur berjamaah dengan imam Ramanda Nisan dari Kwarda HW Kabupaten Situbondo.
Setelah istirahat dan makan siang, acara kembali dilanjutkan dengan suasana yang lebih seru melalui sesi implementasi kegiatan HW yang sesungguhnya.
Berbagai permainan yang dirancang untuk mengasah keterampilan, kerja sama, kepemimpinan, insting, dan kesabaran diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Setidaknya terdapat tujuh jenis permainan yang digelar pada hari itu.
Menjelang sore, rangkaian permainan berpindah ke area kolam renang. Sorak-sorai dan teriakan gembira memenuhi udara saat berbagai permainan air dilaksanakan, seperti lempar bola, mengisi air ke dalam tabung berlubang, serta permainan kucing dan tikus.
Pada intinya, praktik permainan yang diterapkan dalam kegiatan outbound kali ini berorientasi pada penerapannya untuk anak-anak dalam kegiatan Pandu HW Ceria sebagai kegiatan ekstrakurikuler di masing-masing TK dan KB se-Kabupaten Situbondo.
Tepat pukul 15.30 waktu Situbondo, acara resmi berakhir. Seluruh peserta kembali pulang dengan hati gembira dan merasa segar secara mental, jiwa, serta raga. Mereka membawa rancangan kegiatan yang siap diterapkan di sekolah masing-masing. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments