Sebagai tindak lanjut Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) II Wilayah Kerja (Wilker) IV yang diselenggarakan oleh Pinpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan Desember 2025 lalu, Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Karangrejo, Sukodadi, terjun langsung ke masyarakat dengan menggelar Pasar Gratis dan Pelatihan Keterampilan di Ranting Karangrejo.
Ketua PRNA Karangrejo, Anis Fitriana, menjelaskan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada (Jumat (16/1/2026) ini dilatarbelakangi kondisi ekonomi warga Dusun Karangrejo yang hingga kini masih terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) massal sejak pandemi Covid-19 tahun 2020.
Mayoritas warga sebelumnya bekerja sebagai karyawan salah satu pabrik, sehingga ketika pabrik mengalami pengurangan karyawan yang disebabkan oleh produksi menurun, banyak ibu rumah tangga yang kehilangan sumber penghasilan dan mengalami penurunan ekonomi.
Melalui Pasar Gratis yang bertema “Krisis Ekonomi” ini, PRNA Karangrejo berupaya meringankan beban warga dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti sembako, buah-buahan, lauk pauk, dan sayuran.
Kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan kepedulian dan solidaritas sosial antarwarga agar semangat saling berbagi terus terjaga.
Selain itu, PRNA Karangrejo juga mengadakan pelatihan keterampilan pembuatan manik-manik sebagai bentuk pemberdayaan perempuan dan ibu rumah tangga.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan bekal keterampilan produktif yang dapat dikembangkan menjadi usaha rumahan, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kreativitas warga dalam berkarya.
Anis Fitriana menyampaikan harapannya agar kegiatan ini memberikan manfaat nyata, tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga sosial. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat berkelanjutan, bernilai ekonomi, bahkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya komunitas kreatif warga Karangrejo yang saling mendukung dan berkembang bersama. Melalui program pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan, PRNA Karangrejo optimistis dapat turut mewujudkan masyarakat yang mandiri, peduli, dan berdaya, selaras dengan semangat gerakan sosial Nasyiatul Aisyiyah.






0 Tanggapan
Empty Comments