Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Pakistan sukses menyelenggarakan resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah pada Ahad siang (30/11/2025) di Orange Lake Resort, Khanpur Dam, Pakistan. Acara ini digelar setelah pada pagi harinya PCIM Pakistan menutup rangkaian Baitul Arqam 2025.
Resepsi tersebut dihadiri sejumlah staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad serta ratusan pelajar Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di Pakistan. Kehadiran pelajar dari berbagai negara turut menambah semarak suasana, sekaligus menegaskan peran dakwah dan intelektual Muhammadiyah di kancah global.
Acara dibuka dengan berbagai penampilan seni dan budaya oleh kader dan pelajar Indonesia. Tiga persembahan utama menarik perhatian para tamu, yaitu Tari Saman, pertunjukan angklung, dan demonstrasi Tapak Suci. Ketiganya menjadi bukti bahwa kekayaan budaya Indonesia tetap dijaga dan dilestarikan meski berada di perantauan.
Memasuki acara inti, peserta mengikuti seminar reflektif yang menghadirkan Ferry Junigwan Murdiansyah, Koordinator Fungsi Politik KBRI Islamabad, sebagai narasumber.
Dalam materi bertema Refleksi Milad Muhammadiyah: Jalan Terang dari Indonesia untuk Dunia, ia menekankan pentingnya peran Muhammadiyah sebagai gerakan pencerahan dalam skala nasional dan internasional. Ia menyoroti kontribusi Muhammadiyah pada pendidikan, kemanusiaan, dan diplomasi sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat global.

Seminar berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai latar belakang. Antusiasme mereka menunjukkan besarnya perhatian terhadap gagasan dan kontribusi Muhammadiyah dalam merespons tantangan dunia modern.
Seluruh rangkaian acara berlangsung sekitar lima jam. Resepsi Milad Muhammadiyah ke-113 ini diharapkan dapat mempererat ikatan warga diaspora Indonesia di Pakistan serta memperkuat semangat dakwah dan kolaborasi di lingkungan PCIM Pakistan.






0 Tanggapan
Empty Comments