Dalam sambutannya, Muhammad Dawam Ichsan berharap semoga semua pengurus Kwarda HW Kota Probolinggo yang dilantik hari ini bisa menjadi aktivis-aktivis yang militan dalam mengemban amanah organisasi, sesuai dengan kaidah-kaidah persyarikatan.
“Aktivis organisasi harus memiliki semangat yang kuat, teguh hati dan pendirian, serta tidak mudah menyerah. Dengan demikian, maka diharapkan pengurus pada periode ini mampu menjadi spirit bagi kader-kader HW di seluruh Amal Usaha Muhammadiyah Kota Probolinggo,” tuturnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ramanda Mohammad Ernam juga menyampaikan beberapa pesan. Pertama, pelantikan ini merupakan momentum kebangkitan bagi setiap pengurus untuk menggiatkan organisasi, dilanjutkan dengan rapat kerja perencanaan dan penyusunan program kerja yang dapat mengembangkan kader-kader potensial, baik di tingkat Qabilah, Ranting, Cabang, maupun di Panti Asuhan.
Kedua, beberapa hal yang perlu dipikirkan adalah pembinaan HW tingkat Tunas Athfal. Hal ini memerlukan sinergi yang kuat dengan ibu-ibu Aisyiyah Kota Probolinggo, agar HW dapat berkembang seperti pada masa-masa awal berdirinya.
Ketiga, kegiatan rekreatif yang dilakukan oleh HW seharusnya dapat disikapi secara positif, sehingga tidak muncul stigma negatif yang menyatakan bahwa kegiatan HW hanya bertujuan untuk bersenang-senang dan berhura-hura.
“Harapannya, setelah pengukuhan ini, Kwarda HW Kota Probolinggo dapat mempercepat pelaksanaan kegiatan, di antaranya pelatihan Jaya Melati 1, Jambore tingkat daerah, Ceria Pandu Athfal, dan Launching Tunas Athfal,” ujar Ernam.
Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) Kwarda HW yang dipimpin langsung oleh Ramanda Moh Hadani.
Dalam kesempatan tersebut, Moh Hadani menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus untuk senantiasa menjaga komunikasi dan sinergitas, baik di internal HW maupun dengan pihak eksternal yang berada dalam naungan persyarikatan Muhammadiyah. (*)
Penulis Mu’ad Roziqin Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments