Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Resmi Dimulai, KKN Kelompok 30 UMG di Desa Suci Fokus Kembangkan Pertanian dan UMKM

Iklan Landscape Smamda
Resmi Dimulai, KKN Kelompok 30 UMG di Desa Suci Fokus Kembangkan Pertanian dan UMKM
pwmu.co -
Foto bersama setelah acara pembukaan KKN Kelompok 30 UMG di Balai Desa Suci (Alif Sulthon/PWMU.CO)

PWMU.CO – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) resmi dimulai pada Kamis (17/7/2025), bertempat di Balai Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Acara pembukaan yang berlangsung pukul 13.00-14.30 WIB ini dihadiri oleh Kepala Desa Suci beserta perangkatnya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), tokoh masyarakat, serta 13 mahasiswa peserta KKN.

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Desa Suci, M Miftah. Dalam sambutannya, ia menyambut baik kehadiran mahasiswa UMG di wilayahnya.

“Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa dari UMG dapat membantu masyarakat desa dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal, khususnya di bidang pertanian. Jangan hanya menjual hasil panen, tetapi juga mampu mengolah, mengemas, dan memasarkan produk secara lebih luas,” ujarnya.

Program KKN ini mengusung misi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, khususnya di bidang pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tema besar yang diangkat adalah diversifikasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat Desa Suci.

Melalui strategi pengolahan hasil pertanian dan pemanfaatan limbah, diharapkan masyarakat tidak hanya menjual hasil mentah, tetapi juga mampu menghasilkan produk turunan yang memiliki nilai jual dan daya saing lebih tinggi.

Dosen Pembimbing Lapangan, Zufra Inayah SKM MKes, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih berdasarkan hasil observasi awal terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Kami melihat banyak hasil pertanian yang masih dijual dalam bentuk mentah dengan harga yang relatif rendah. Padahal, jika diolah lebih lanjut, bisa menjadi produk bernilai yang mampu meningkatkan penghasilan masyarakat,” ungkapnya.

Selama masa pelaksanaan KKN yang berlangsung selama tiga bulan dan 30 hari, mahasiswa KKN Kelompok 30 Universitas Muhammadiyah Gresik telah menyiapkan berbagai program unggulan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan lokal masyarakat Desa Suci.

Program Unggulan Berbasis Masyarakat

Salah satu program utamanya adalah pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha lokal. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk UMKM desa.

Selain itu, mahasiswa juga mendorong pengolahan hasil pertanian seperti melon, terong, dan cabai menjadi produk olahan bernilai jual tinggi, sebagai upaya meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha lokal.

Di bidang lingkungan, mahasiswa KKN menginisiasi pembuatan alat komposter dari drum bekas sebagai solusi pengelolaan sampah organik menjadi pupuk yang ramah lingkungan. Inovasi lainnya adalah alat pembakaran sampah minim asap, yang dirancang untuk mengurangi volume sampah plastik tanpa mencemari udara.

Untuk mendukung pembangunan karakter generasi muda, mereka juga melaksanakan program edukasi menabung sejak dini bagi anak-anak dan remaja desa, dengan tujuan menumbuhkan kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak usia muda.

Sementara itu, di sektor pendidikan, mahasiswa juga mengembangkan media pembelajaran kreatif, seperti video interaktif, poster edukatif, dan modul sederhana, guna mendukung proses belajar mengajar di sekolah-sekolah Desa Suci agar lebih menarik dan efektif.

Berbagai program tersebut menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal, dengan semangat kolaboratif bersama masyarakat.

Ketua KKN Kelompok 30 UMG, Fahrezi Perdana Yusri, menekankan bahwa seluruh program akan dilaksanakan secara partisipatif bersama masyarakat.

“Kami ingin masyarakat terlibat aktif, tidak hanya sebagai penerima, tetapi juga sebagai mitra dalam menciptakan solusi bersama,” ujarnya.

Usai acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemetaan wilayah serta diskusi bersama tokoh masyarakat untuk menggali lebih dalam kebutuhan dan potensi lokal. Selama program berlangsung, forum evaluasi mingguan bersama perangkat desa juga akan rutin digelar guna memastikan seluruh kegiatan berjalan tepat sasaran.

Pemerintah desa menyambut baik semangat kolaboratif ini dan berharap hasil dari program KKN dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Suci.

“Kami ingin produk pertanian Desa Suci dapat menembus pasar kota, bahkan hingga ke luar daerah. Jika ini berhasil, perekonomian desa akan semakin kuat,” ujar Miftah.

Dengan sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN Kelompok 30 UMG diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan ekonomi desa yang berkelanjutan. (*)

Penulis Alif Sulthon Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu