
PWMU.CO – Suasana berbeda menyelimuti Baitul Arqom 2025 yang digelar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Kediri di Yogyakarta, (5-6/7/2025). Acara tahunan ini berhasil dikemas sebagai retreat kader yang unik – seru namun sarat makna, dengan konsep “belajar sambil menikmati”.
Sesi pembuka langsung diwarnai gelak tawa ketika panitia memperkenalkan aturan main: semua peserta wajib memanggil “Mas Bro” untuk laki-laki dan “Mbak Sis” untuk perempuan.
“Tujuannya memecah kebekuan. Sejak hari pertama, suasana sudah cair seperti keluarga,” ungkap Mujiono Mamuria, Wakil Ketua PDM sekaligus Master of Training.
Kombinasi Sempurna: Ilmu dan Fun

Bertempat di Gedung PP Muhammadiyah Jl KH Ahmad Dahlan, acara padat dengan materi penguatan ideologi, kepemimpinan modern, dan pengembangan diri. Namun penyajiannya dikemas interaktif dengan games seru dan icebreaking kreatif.
“Kami sengaja mendesain acara seperti retreat kekinian. Materi berat tapi penyampaiannya fun, termasuk menginap di Hotel Suara Muhammadiyah yang nyaman,” tambah Mujiono.
Di balik canda tawa, terselip harapan besar.
“Melalui konsep ini, kader tidak hanya dapat ilmu, tapi juga pengalaman berharga dan jaringan pertemanan yang kuat,” pungkas Mujiono.
Acara ditutup dengan komitmen bersama: mengimplementasikan hasil pelatihan untuk kemajuan organisasi. Sebuah bukti bahwa pendidikan kader bisa dilakukan dengan cara menyenangkan tanpa kehilangan esensi. (*)
Penulis Putra Bintan Editor Amanat Solikah





0 Tanggapan
Empty Comments