Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ria Pusvita Sari, Pengawas Pembina SD/MI Muhammadiyah Gresik, Ikuti Pelatihan Fasilitator Nasional

Iklan Landscape Smamda
Ria Pusvita Sari, Pengawas Pembina SD/MI Muhammadiyah Gresik, Ikuti Pelatihan Fasilitator Nasional
Ria Pusvita Sari (empat dari kanan) bersama para fasilitator nasional TKA Provinsi Jawa Timur di Yogyakarta. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Catatan Pelatihan Fasilitator Nasional Tes Kemampuan Akademik oleh Pengawas Pembina SD/MI Muhammadiyah Gresik Ria Pusvita Sari MPd.

Sore itu, Selasa (23/9/2025) saya tiba di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Jl. Laksda Adisucipto No.80, Sleman, Yogyakarta. Tidak sendiri, saya bersama 9 orang utusan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berkesempatan mengikuti Pelatihan Fasilitator Nasional Tes Kemampuan Akademik Region 2.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini berlangsung dari Selasa hingga Jumat, (23–26/9/2025) di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Jl. Laksda Adisucipto No.80, Sleman, Yogyakarta.

Bagi saya, ini menjadi wadah penting bagi para Fasilitator TKA dari sejumlah provinsi di Indonesia. Peserta berasal dari Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pelatihan ini, kami mendapat pemahaman mendalam tentang kebijakan Tes Kemampuan Akademik, kaidah penulisan soal yang valid dan kredibel, serta teknik membedah kerangka asesmen menjadi kisi-kisi soal yang relevan dan representatif.

Salah satu poin penting yang ditekankan adalah pelatihan teknis penulisan soal daerah, yang bertujuan menyesuaikan konten asesmen dengan konteks sosial, budaya, dan lingkungan belajar di daerah masing-masing — tanpa mengorbankan standar kualitas nasional.

Tak kalah penting, para peserta juga mendalami aplikasi digital asesmenpedia, platform terintegrasi yang dirancang untuk mendukung proses pengembangan soal yang efisien, akurat, dan terstandar. Aplikasi ini diyakini akan menjadi alat penting bagi pengawas dan guru dalam merancang asesmen yang lebih berkualitas dan berdampak pada pembelajaran yang lebih baik.

Sebagai agen perubahan di tingkat daerah, kami diharapkan dapat meneruskan ilmu dan pengalaman ini kepada rekan-rekan pengawas, kepala sekolah, dan guru di daerah. Dengan peningkatan kapasitas dalam desain asesmen berkualitas, diharapkan metode penilaian di sekolah, akan lebih objektif, valid, dan mampu merefleksikan kemampuan siswa secara komprehensif.

Pusat Asesmen Pendidikan terus menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang berbasis data dan asesmen yang akuntabel. Melalui pelatihan ini, diharapkan terjadi ripple effect—dari satu fasilitator yang terlatih, muncul kelas-kelas yang lebih siap, guru yang lebih profesional, dan siswa yang lebih berkembang sesuai potensinya.

Menurut saya, pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan tugas, tapi bentuk investasi jangka panjang bagi keberhasilan pendidikan di daerah. Saya bersyukur dapat turut serta dan menerima materi yang disampaikan, serta berkolaborasi dengan fasilitator dari seluruh nusantara.

Dengan langkah seperti ini, kita semua semakin dekat pada cita-cita pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berbasis bukti — sesuai semangat yang mengedepankan pendidikan berdaya saing global. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu