Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

RS Muhammadiyah Kalitidu Perkuat Edukasi Keluarga Pasien Parkinson

Iklan Landscape Smamda
RS Muhammadiyah Kalitidu Perkuat Edukasi Keluarga Pasien Parkinson
dr. Muhammad Nauval Marom memberikan penyiluhan di RS Muhammadiyah Kalitidu. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Rumah Sakit Muhammadiyah Kalitidu kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pemahaman keluarga pasien terhadap penyakit kronis.

Melalui kegiatan bertajuk Penyuluhan Intensif Penyakit Parkinson, rumah sakit yang berada di bawah naungan Muhammadiyah ini mengajak keluarga pasien untuk lebih memahami peran penting mereka sebagai pendamping utama dalam proses perawatan.

Acara yang digelar di Aula Tan’im RS Muhammadiyah Kalitidu, Rabu (10/12/2025) tersebut, menghadirkan narasumber ahli, yakni dr. Muhammad Nauval Marom, Sp.N, Dokter Spesialis Saraf.

Dengan penyampaian yang sederhana, sistematis, dan mudah dicerna, Nauval berhasil menarik perhatian sekitar 30 peserta, yang seluruhnya merupakan keluarga inti pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dalam sesi yang berlangsung interaktif, Nauval memberikan materi yang mencakup aspek klinis hingga pendampingan sehari-hari bagi pasien Parkinson. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

“Deteksi dini Parkinson meliputi pengenalan gejala motorik seperti tremor dan kekakuan otot, serta gejala non-motorik yang kerap luput dari perhatian,” jelasnya.

Dia juga memaparkan strategi pendampingan pasien, mulai dari pengaturan obat-obatan, pemberian dukungan psikologis, hingga cara membantu mobilitas harian di rumah.

Sesi tanya jawab eksklusif, yang membuka ruang bagi keluarga untuk berkonsultasi langsung mengenai kondisi spesifik yang dialami oleh anggota keluarganya.

Interaksi antara narasumber dan peserta berlangsung hangat. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali lebih dalam informasi medis yang mereka butuhkan agar dapat memberikan perawatan terbaik di rumah.

Direktur RS Muhammadiyah Kalitidu, dr. Hj. Diana Kawulaningsari, M.MKes, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari strategi rumah sakit dalam menempatkan keluarga sebagai mitra utama tenaga kesehatan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Acara ini bukan hanya sekadar transfer informasi. Kami ingin keluarga pasien mendapatkan bekal ilmu yang mampu menghilangkan keraguan, sehingga mereka dapat menjadi pendamping yang lebih siaga, percaya diri, dan terampil,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa edukasi kesehatan berbasis keluarga menjadi pilar penting dalam pelayanan paripurna yang selama ini dikembangkan oleh RS Muhammadiyah Kalitidu.

Salah satu peserta, Siti Astutik, yang sedang mendampingi suaminya menjalani perawatan, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan ini.

“Penjelasan materinya sangat jelas. Saya jadi tahu bahwa Parkinson bukan hanya penyakit orang tua. Ada gejala-gejala yang perlu diwaspadai sejak dini. Penyampaiannya juga mudah dimengerti dan tidak bertele-tele,” ungkapnya.

Testimoni seperti ini menjadi bukti bahwa kegiatan edukasi semacam ini sangat dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh keluarga pasien.

Kegiatan penyuluhan penyakit Parkinson menjadi pembuka rangkaian Program Edukasi Berkelanjutan RS Muhammadiyah Kalitidu. Rumah sakit berkomitmen untuk terus menghadirkan penyuluhan kesehatan yang relevan, khususnya terkait penyakit kronis yang membutuhkan pendampingan jangka panjang.

RS Muhammadiyah Kalitidu berharap langkah ini dapat memperkuat posisinya sebagai pusat layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara medis, tetapi juga fokus pada pemberdayaan keluarga dan masyarakat sekitar. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu