Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun terus memperluas jejaring kemitraan strategis dalam rangka meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi ke kantor pusat KSPPS Tegal Ijo Mandiri, Rabu (14/1/2026). Kunjungan itu dimaksudkan untuk menawarkan kerja sama layanan kesehatan terpadu bagi seluruh karyawan koperasi.
Tim manajemen RSI Siti Aisyah Madiun diwakili Bagian Humas dan Pemasaran yang dipimpin oleh Mujiyat, S.Kep. Rombongan disambut Ketua Pengurus KSPPS Tegal Ijo Mandiri, Subali, SM, beserta jajaran pengurus di kantor pusat koperasi tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif itu, kedua belah pihak membahas potensi sinergi dalam penyediaan layanan kesehatan bagi sekitar 200 karyawan KSPPS Tegal Ijo Mandiri.
RSI Siti Aisyah Madiun menawarkan konsep kerja sama yang komprehensif dan berkelanjutan, dengan menempatkan kesehatan karyawan sebagai fondasi utama peningkatan produktivitas dan kinerja organisasi.
Adapun bentuk layanan yang ditawarkan meliputi medical check-up (MCU) rutin, layanan rawat jalan, hingga akses prioritas rawat inap bagi karyawan atau pemegang kartu anggota koperasi.
Skema layanan tersebut dirancang agar mudah diakses, profesional, dan tetap terjangkau, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Mujiyat menjelaskan, RSI Siti Aisyah Madiun berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin mendukung institusi seperti KSPPS Tegal Ijo Mandiri dalam menjaga kesehatan sumber daya manusianya. Karyawan yang sehat akan berdampak langsung pada kinerja dan keberlangsungan organisasi,” ungkapnya.
Ketua Pengurus KSPPS Tegal Ijo Mandiri, Subali, S.M., menyambut baik inisiatif yang ditawarkan RSI Siti Aisyah Madiun. Menurutnya, kesejahteraan dan kesehatan karyawan merupakan aset penting yang harus mendapatkan perhatian serius dari manajemen.
“Kami mengapresiasi kehadiran RSI Siti Aisyah Madiun. Dengan jumlah karyawan kami yang mencapai sekitar 200 orang, jaminan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau tentu sangat kami butuhkan,” ujar Subali.
Ia menambahkan bahwa kerja sama semacam ini sejalan dengan semangat koperasi dalam memberikan perlindungan dan kenyamanan kerja bagi seluruh karyawan, sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap kesejahteraan anggotanya.
Pihak RSI Siti Aisyah Madiun berharap penjajakan awal ini dapat segera ditindaklanjuti dengan pembahasan teknis yang lebih detail dan diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Dengan terealisasinya kerja sama tersebut, diharapkan para karyawan KSPPS Tegal Ijo Mandiri dapat memperoleh akses layanan medis yang lebih mudah, cepat, dan profesional di Kota Madiun.
Kerja sama ini juga diharapkan menjadi model kolaborasi antara institusi layanan kesehatan dan lembaga keuangan syariah dalam membangun ekosistem kerja yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments