Semarak bulan suci Ramadan terus diisi dengan berbagai kegiatan sosial yang penuh keberkahan oleh keluarga besar Muhammadiyah di Kota Probolinggo.
Kali ini, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Muhammadiyah Kota Probolinggo bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Lazismu Kota Probolinggo menggelar aksi sosial bertajuk “Grebek Sahur” pada Sabtu (14/3/2026) dini hari.
Menyasar Pekerja Malam dan Pejuang Nafkah
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 03.00 WIB ini menyasar para pekerja malam dan pejuang nafkah yang masih beraktivitas menjelang waktu imsak.
Para relawan turun langsung ke sejumlah titik di Kota Probolinggo untuk membagikan paket makanan sahur kepada para pekerja sektor informal yang masih berada di jalanan.
Beberapa di antaranya adalah pengemudi ojek online, pekerja jalanan, serta masyarakat yang masih beraktivitas pada waktu dini hari.
Sinergi Lintas Elemen Muhammadiyah
Kegiatan sosial ini menjadi bukti kuatnya sinergi antar unsur di lingkungan Muhammadiyah Kota Probolinggo.
RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo mengerahkan armada operasional serta tim medis untuk mendukung kegiatan tersebut.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Probolinggo melalui Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) yang dipimpin Muhammad Haris Himawan, M.Si., serta mendapat dukungan penuh dari Lazismu Kota Probolinggo.
Para relawan dari berbagai unsur persyarikatan terlihat bahu-membahu menyiapkan dan mendistribusikan ratusan paket makanan sahur kepada masyarakat.
Sejumlah pimpinan Muhammadiyah Kota Probolinggo juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Drs. Lukman Hakim, M.M., Ustadz Erfan Riyadi, S.Sy., S.H., M.Pd., serta Ustadz Abdul Gaffar, M.Pd.
Ustadz Abdul Gaffar menyampaikan apresiasi atas kekompakan berbagai elemen Muhammadiyah yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kolaborasi antara PDM, Lazismu, dan RSIA Muhammadiyah ini merupakan energi positif yang luar biasa. Dakwah komunitas turun ke jalan seperti ini sangat penting untuk merangkul umat secara langsung,” ujarnya.
Ia berharap sinergi gerakan sosial tersebut dapat terus terjalin dan memberikan keberkahan bagi masyarakat Kota Probolinggo.
Menyapa Para Pengemudi Ojek Online
Salah satu sasaran utama pembagian paket sahur dalam kegiatan ini adalah para pengemudi ojek online yang masih bekerja pada waktu dini hari.
Tim relawan menyisir sejumlah titik strategis untuk membagikan kotak makanan sahur secara langsung kepada para driver yang sedang menunggu pesanan ataupun masih berada di perjalanan.
Perwakilan RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo yang turut memimpin kegiatan di lapangan, Ns. Angga Ferwita, S.Kep., MARS., FISQua., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki nilai kesehatan bagi para penerima manfaat.
“Alhamdulillah tim RSIA dapat turun langsung menyapa para driver online dan pekerja malam. Kami berharap makanan sahur yang dibagikan ini dapat membantu menjaga stamina dan kesehatan mereka saat mencari rezeki di waktu dini hari,” jelasnya.
Implementasi Nilai Al-Ma’un
Direktur RSIA Muhammadiyah Kota Probolinggo, dr. Kemal Fikar Muhammad, M.H.Kes., menegaskan bahwa kegiatan Grebek Sahur merupakan bagian dari komitmen sosial rumah sakit sebagai Amal Usaha Muhammadiyah.
Menurutnya, rumah sakit Muhammadiyah tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan di dalam gedung, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat.
“Sebagai institusi kesehatan milik persyarikatan, RSIA Muhammadiyah tidak hanya memberikan pelayanan medis kuratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan Grebek Sahur merupakan implementasi nilai-nilai teologi Al-Ma’un yang menjadi semangat gerakan Muhammadiyah dalam membantu kaum mustadhafin atau masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi dakwah dan aksi kemanusiaan tersebut, diharapkan kegiatan sosial seperti ini dapat terus memberikan manfaat nyata serta menginspirasi banyak pihak untuk turut berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadan.






0 Tanggapan
Empty Comments