Jamaah Kapibar Kroman Gresik ciptakan suasana hangat dalam Family Gathering di Wisata Telaga Sewu Pandaan, Pasuruan, Ahad (14/9/2025). Di salah satu sudut lesehan Wisata Telaga Sewu Pandaan, Pasuruan, tampak semarak dengan ibu-ibu bernuansa hitam-oranye. Demikian juga bapak-bapak mengenakan kaus warna oranye senada.
Mereka merupakan jamaah Kajian Pagi Ngopi Bareng (Kapibar) Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Kroman, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Acara itu dibuka dengan sesi rekreasi. Jamaah bisa menikmati berbagai wahana seperti naik kereta, berenang, menunggang kuda, ATV, atau sekadar duduk santai
Acara dilanjutkan dengan seremoni, yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Sang Surya. Uniknya, lagu wajib Muhammadiyah itu diaransemen panitia menjadi musik rock. Sontak para jamaah yang rata-rata usia paruh baya itu menjadi semangat.
Acara dilanjutkan dengan pengajian singkat yang diisi oleh Wakil Ketua Majelis PAUD Dasmen PDA Gresik, Estu Rahayu SAg. Dalam pengajian itu, ia menekankan pentingnya menjaga alam dan tidak merusaknya.
“Karena semua makhluk dan alam semesta senantiasa bertasbih kepada Allah SWT,” ujarnya.
Menurutnya, manusia sebagai makhluk ciptaan Allah jangan lupa bertasbih.
“Fasabbih bihamdi rabbika wastaghfirhu, bertasbih dengan memuji Allah dan beristighfar, yaitu memohon ampun kepada Allah,” ungkapnya.
Uniknya, di tengah tausiah itu datang seekor burung merpati berwarna cokelat terbang dan mendarat di tengah-tengah jamaah.
“Burungnya ikut pengajian juga rupanya,” ujar Ella, salah satu jamaah yang merekam kegiatan.
Acara semakin semarak dengan pembagian doorprize yang jumlahnya sekitar 60-an. Selain dibawa ke tempat acara, sebagian lagi bisa diambil di Gedung Dakwah Kroman, tempat jamaah biasa mengikuti pengajian.
“Bentuknya barang pecah belah, jadi supaya tidak berat kalau dibawa dari Pasuruan,” ujar Tri Sulastri, panitia doorprize.
Meski berukuran besar, ada dua kipas angin sebagai hadiah utama yang siap dibawa pulang.
“Yang dapat undian ini harus nyanyi dulu,” ujar Machrus Ali Chomsin, MC acara.
Rujak Buah
Sambil menunggu undian, sebanyak 177 orang jamaah Kapibar menikmati rujak buah yang disediakan panitia. Suasana semakin gayeng ketika rujakan sambil menikmati alunan lagu-lagu nostalgia.
Lagu tersebut diiringi elektone dan peralatan musik lainnya. Tampak jamaah yang sudah lansia menikmati lagu Teluk Bayur, Semalam di Malaysia, dan Kemesraan.
Acara berakhir ketika jam menunjukkan pukul 13.00. Perjalanan jamaah Kapibar dilanjutkan menuju Masjid Merah untuk melaksanakan salat Zuhur dan Asar, lalu berbelanja oleh-oleh di kawasan Masjid Cheng Ho.
Rombongan tiga bus itu sampai di Gresik setelah azan Magrib berkumandang dari Masjid At-Taqwa Perguruan KH Kholil Gresik.






0 Tanggapan
Empty Comments