
PWMU.CO – RunnersMu Club Kota Blitar merupakan komunitas lari binaan Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar. Komunitas ini hadir sebagai bentuk dakwah gaya hidup sehat yang menyasar lintas kalangan masyarakat dan digelar rutin setiap Rabu malam.
Kegiatan ini langsung berada di bawah koordinasi Sekretaris LDK PDM Kota Blitar, Suheri SHut.
Ketua LDK PDM Kota Blitar, drh Sri Widodo menjelaskan bahwa RunnersMu merupakan bentuk dakwah komunitas yang inklusif. “Dari anak-anak hingga orang tua, muslim maupun non-muslim bisa ikut. Ini dakwah dari lapisan bawah hingga atas,” ujarnya.
Kegiatan rutin lari malam ini dilaksanakan setiap hari Rabu usai Shalat Isya berjamaah di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah Kota Blitar. Sri Widodo menambahkan, RunnersMu akan secara resmi dilaunching pada awal Juli 2025, bertepatan dengan Kajian Ahad Pagi PDM Kota Blitar yang menghadirkan Ustadz H Muhammad Arifin MAg, Ketua LDK PP Muhammadiyah sebagai pemateri.
Lari Malam Jadi Media Dakwah Sehat
Menurut Suheri, lari malam masih belum begitu familiar di kalangan warga Kota Blitar, padahal aktivitas ini memiliki banyak manfaat. “Ini cara kami mengedukasi pentingnya hidup sehat lewat dakwah komunitas,” ucapnya.
Lari perdana digelar pada Rabu malam, 4 Juni 2025. Informasi undangan disebarkan melalui grup WhatsApp warga Muhammadiyah. Acara dipandu langsung oleh Suheri dibantu anggota komunitas seperti Restu, Henik, Dwi, dan Joko.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua PDM Kota Blitar, Lukiarto, SKM dan Wakil Ketua PDM Kota Blitar, Ali Wahono, MKes yang turut hadir langsung.
Peserta Antusias, Rute Aman dan Terorganisasi
Antusiasme peserta masih tinggi. Tercatat lebih dari 40 peserta dari berbagai usia, mulai remaja hingga usia kepala lima, ikut serta dalam lari malam ini, Rabu (11/6/2025).
Rute yang dipilih melalui jalan utama Kota Blitar yang memiliki pencahayaan baik, demi menjaga keselamatan pelari. Kegiatan diawali dengan doa bersama dan pemanasan yang dipimpin oleh koordinator lapangan.
Pengaturan teknis lari juga dipersiapkan secara profesional dengan membagi peran:
- Pacer: pengatur ritme kecepatan lari,
- Marshal: pengatur keselamatan di jalan,
- Sweeper: memastikan tidak ada peserta tertinggal,
- Pendokumentasi: mendokumentasikan kegiatan.
Tersedia dua rute: jarak pendek untuk pemula dan jarak panjang sejauh 5 km. Start dan finis dilakukan di halaman Perguruan Muhammadiyah Kota Blitar, tempat strategis dan luas.
Lari dimulai pukul 19.30 WIB dan berakhir sekitar pukul 20.15 WIB. Kegiatan ditutup dengan pendinginan dan sesi sharing seputar dunia lari yang dipimpin oleh Suheri. Acara selesai pukul 21.00 WIB.
Dengan semangat RunnersMu, dakwah tidak lagi terbatas di mimbar, tapi juga di jalan-jalan kota. Komunitas ini menjadi bukti bahwa gaya hidup sehat dan nilai-nilai Islam dapat berjalan beriringan. (*)
Penulis Dodo Editor M Tanwirul Huda






0 Tanggapan
Empty Comments