Keimanan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia, kerena iman adalah kewajiban yang paling pokok dan paling mulia. seluruh kebaikan dan kejelekan yang dirasakan oleh seseorang tergantung dari benar dan tidaknya keimanan orang itu.
Iman bermakna tashdiq, yaitu membenarkan keyakinan terhadap keberadaan Allah, kitab-kitab-Nya, malaikat-Nya, dan hari kiamat, seperti yang diperintahkan dalam Al-Quran Surat An Nisa ayat 136. Iman mendorong kita untuk mengamalkan kebaikan dan menjaga agama Islam.
Meningkatkan iman, dengan memperkuat keyakinan terhadap prinsip-prinsip agama Islam, juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ini melibatkan pemahaman yang mendalam terhadap akidah, penerapan hukum-hukum agama, dan pengembangan akhlak yang baik dalam hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan. Berikut amal amal untuk meningkatkan keimanan:
1. Berdoa dan memperbanyak dzikir
Keimanan merupakan salah satu anugerah dari Allah Ta’ala, Oleh karenanya, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa agar Allah menjaga keimanan dalam hati kita. Cara berdoa kepada Allah dijelaskan dalam surat Al Araf ayat 55-56 yang berbunyi:
اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةً ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh,
Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangatlah beruntung dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.”
Selain berdoa, umat Muslim bisa memperbanyak amalan dzikir dalam kehidupan sehari-hari. Bacaan zikir yang bisa meningkatkan iman ialah lafadz tauhid, yakni bacaan laa ilaa ha ilallah yang artinya “Tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah.”
Sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam bersabda, “
Perbaharuilah iman kalian.” Para sahabat bertanya, “Bagaimana caranya ?”
Rasulullah berkata, “Senantiasa berdzikir, yakni memperbanyak Laa ilaa ha illallah.”
2. Memperbaiki Salat
Salah satu cara meningkatkan iman dan takwa adalah dengan memperbaiki sholat. Menunaikan ibadah salat dengan khusyuk akan menghindarkan umat Muslim dari segala perbuatan yang dibenci Allah dan Rasul-Nya.
Seperti dijelaskan dalam surat Al Ankabut ayat 45, yang berbunyi:
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
“Bacalah Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah sholat. Sesungguhnya sholat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
3. Mencegah diri melakukan hal yang sia-sia
Cara ini dapat dilakukan dengan berpuasa. Amalan tersebut merupakan proses pengendalian diri terbaik umat Muslim. .
Saat berpuasa, umat Islam dilarang melakukan hal-hal yang haram dan dianjurkan untuk memperbanyak ibadah kepada Allah Ta’ala, .
4. Merenungkan ciptaan Allah
Dengan merenungkan segala ciptaan Allah, manusia akan menyadari bahwa dirinya hanyalah makhluk lemah di hadapan-Nya.
Hanya Allah Tuhan yang Maha Esa yang mampu menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya. Sebagaimana dijelaskan dalam surat Al Imran ayat 191:
الَّذِيْنَ يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُوْنَ فِيْ خَلْقِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هٰذَا بَاطِلًاۚ سُبْحٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“(Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.
5. Senantiasa membaca dan mengamalkan Al-Qur’an
Ketika membaca Al- Qur’an, iman dalam hati manusia akan semakin bertambah. Hal ini dijelaskan dalam surat Al Anfal ayat 2 yang artinya:
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.”
Dikutip dari buku Belajar mengenal Allah oleh Nurul Ihsan, Rasulullah bersabda:
“Orang mukmin yang membaca Alquran dan mengamalkannya, ibarat buah jeruk manis, rasanya enak dan baunya harum. Sedangkan orang mukmin yang tidak membaca Alquran ibarat buah kurma yang rasanya enak dan manis tapi tidak ada baunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
6. Meneladani Rasulullah ,
Cara meningkatkan iman selanjutnya adalah dengan meneladani sifat terpuji Rasulullah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wasallam, bersabda:
“Aku tinggalkan dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selama kalian berteguh dngan keduanya yaitu Kitabullah dan sunnahku. Serta keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya mendatangiku di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim). (*)





0 Tanggapan
Empty Comments