PWMU.CO – Gobak Sodor adalah permainan tradisional Indonesia permainan secara berkelompok, dengan dua tim saling berhadapan untuk menghalangi tim lain mencapai garis akhir. Permainan ini, dimainkan di lapangan berbentuk bujur sangkar yang dibatasi garis. Permainan tradisional ini semakin hari semakin menghilang, dan tergantikan dengan game-game yang berbasis digital.
Sebagai upaya untuk menghidupkan kembali, melalui program rutin yang bertajuk “Sabtu Seru”, SMA Muhammadiyah 6 Gresik — yang populer dengan sebutan SMAMusix mengenalkannya kepada siswa-siswinya. Ternyata, permainan tradisional tersebut memantik rasa penasaran siswa-siswi ‘Gen Z’ SMAMusix. Mereka menjadi begitu bersemangat dan antusias untuk mempraktikkan permainan yang jarang mereka lihat ini.

Dalam rangka Ngleluri Kebudayaan Lumantar Permainan Tradisional, pada Sabtu (26/04/2025) para pelajar SMAMusix memainkan permainan olahraga “Gobak Sodor”. Semangat dan antusias yang mereka tunjukkan, seolah memberi pesan tentang pentingnya melestarikan dan menjaga budaya bangsa. Salah satunya permainan Gobak Sodor yang mengandung unsur bermain dan olahraga.
Mereka menyiapkan arena bermain di halaman sekolah. Pembatas arena bermain mereka buat dengan menggunakan kapur. Dalam praktiknya, permainan ini dijalankan oleh 2 tim. Satu tim sebagai menghadang agar tim lawan tidak melewati garis, dan tim lainnya berupaya menerobos garis mencapai garis akhir, dan sebaliknya.
“Permainan tradisional Gobak Sodor ini sangat bermanfaat untuk anak-anak. Permainan ini bisa melatih kemampuan fisik, utamanya dalam hal kecepatan dan kelincahan. Selain itu juga mengajarkan nilai-nilai luhur, seperti kebersamaan, kekompakan, kemampuan bertahan dan strategi untuk mencapai tujuan” tutur Arga Candra selaku guru olahraga SMA Muhammadiyah 6 Gresik.
Puput Sri Rahayu selaku salah satu Tim Sabtu Seru juga mengatakan bahwa masih banyak permainan tradisional yang perlu dikenalkan kepada siswa agar bisa dilestarikan.
“Sebenarnya masih banyak permainan tradisional lain yang harus dilestarikan, hanya saja karena keterbatasan waktu, untuk kegiatan Sabtu Seru kali ini, kita memainkan permainan Gobak Sodor dulu. Semoga Sabtu Seru berikutnya bisa kenalkan permainan tradisional yang lainnya agar anak-anak tidak terpaku bermain game di smartphone”, ujar Puput.
“Kegiatan Sabtu Seru kali ini sangat menyenangkan, saya antusias sekali dalam memainkan permainan Gobak Sodor ini, karena pada dasarnya saya memang menyukai olahraga seperti berlari dan banyak bergerak. Selain itu, saya juga tidak pernah melakukan permainan ini di rumah karena anak-anak sekarang lebih tertarik bermain dengan handphone”. Kata Edi Santoso, siswa kelas XI-2.(*)
Penulis Hartati Anggraeni Editor Notonegoro





0 Tanggapan
Empty Comments