Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Safari Masjid ABA 1 Buduran Ajarkan Anak Cinta Masjid Sejak Dini

Iklan Landscape Smamda
Safari Masjid ABA 1 Buduran Ajarkan Anak Cinta Masjid Sejak Dini
KBTK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Buduran mengadakan kegiatan Safari Masjid di Masjid Ar Royyan, Buduran, Lingkar Timur, Sidoarjo, pada hari Rabu (04/03/2026), Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

KBTK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 1 Buduran menggelar kegiatan Safari Masjid di Masjid Ar Royyan, Buduran, Lingkar Timur, Sidoarjo, pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan ini menjadi agenda tahunan setiap bulan Ramadhan sebagai upaya mendekatkan anak-anak dengan lingkungan masjid sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 75 siswa, 12 ustadzah ABA 1 Buduran, serta 10 takmir Masjid Ar Royyan. Kehadiran berbagai pihak ini membuat suasana kegiatan terasa meriah sekaligus penuh kebersamaan.

Rangkaian acara diawali dengan baris pagi dan senam bersama yang dilakukan di halaman masjid. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebelum memasuki kegiatan inti yang telah dipersiapkan panitia.

Konsep Safari Masjid Dikemas Lewat Bermain Peran

Ketua panitia, Nadava Aulia Rahma, menjelaskan bahwa Safari Ramadhan tahun ini dikemas dengan konsep yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kegiatan lebih berfokus pada kunjungan dan aktivitas umum, kali ini anak-anak diajak mengenal lebih dekat peran para petugas masjid.

Untuk menyesuaikan dengan dunia anak-anak, kegiatan tersebut dikemas melalui metode bermain peran atau role play yang melibatkan para takmir Masjid Ar Royyan sebagai pembimbing.

“Agar lebih sesuai dengan dunia anak-anak, kami mengemasnya dalam bentuk role play bersama kakak-kakak takmir Masjid Ar Royyan,” jelasnya.

Melalui metode ini, anak-anak diharapkan tidak hanya mengetahui fungsi masjid sebagai tempat ibadah, tetapi juga memahami berbagai peran penting yang ada di dalamnya.

Anak-anak Belajar Berbagai Peran di Masjid

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dibagi ke dalam tujuh kelompok peran, yaitu imam, muadzin, takmir, khatib, marbot, makmum, serta penjaga keamanan. Pembagian kelompok telah ditentukan sehari sebelumnya berdasarkan pilihan masing-masing anak.

Setiap kelompok kemudian didampingi oleh satu petugas masjid yang memiliki pengalaman di bidangnya, sehingga anak-anak dapat belajar langsung dari praktik yang dilakukan.

Suasana masjid pun terasa hidup dan penuh semangat. Di kelompok marbot, misalnya, anak-anak terlihat antusias membersihkan kaca, merapikan rak buku, menata minuman di kulkas, hingga melipat perlengkapan salat.

Sementara itu, kelompok muadzin mendapatkan kesempatan berlatih mengumandangkan adzan dengan suara lantang bersama pembimbing.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pada kelompok imam dan makmum, anak-anak mempraktikkan tata cara salat berjamaah yang benar. Mereka belajar bahwa seorang imam harus memiliki bacaan yang baik serta suara yang jelas, sedangkan makmum diajarkan pentingnya merapatkan dan meluruskan saf.

Tidak hanya itu, kelompok takmir juga diajak berkeliling masjid untuk mengenal berbagai ruangan sekaligus memahami tanggung jawab pengelola masjid dalam menjaga kenyamanan jamaah.

Adapun kelompok penjaga keamanan berlatih mengatur lalu lintas di halaman masjid menggunakan tongkat lampu lalu lintas. Kegiatan ini menjadi semakin seru ketika anak-anak mempraktikkan peran membantu jamaah menyeberang jalan dengan tertib.

Sementara itu, di lantai dua masjid, kelompok khatib mendapatkan penjelasan mengenai pengertian khutbah serta tugas seorang khatib dalam menyampaikan pesan keagamaan kepada jamaah.

Menanamkan Cinta Masjid Sejak Dini

Setelah sesi bermain peran selesai, kegiatan dilanjutkan dengan membungkus kurma yang nantinya diserahkan kepada pihak masjid untuk dibagikan kepada jamaah saat waktu berbuka puasa.

ABA 1 Buduran juga menyerahkan bingkisan sebagai cinderamata yang dapat dimanfaatkan sebagai inventaris masjid.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan surat pendek dan doa oleh tiga siswa TKB sebagai bentuk apresiasi kepada para pembimbing yang telah mendampingi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan Safari Masjid ini, pihak sekolah berharap dapat menanamkan kecintaan terhadap masjid sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang peduli serta siap memakmurkan masjid di masa depan.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu