Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Salat dan Ibadah Ikhlas, Jalan Keberkahan Hidup dan Kelapangan Rezeki

Iklan Landscape Smamda
Salat dan Ibadah Ikhlas, Jalan Keberkahan Hidup dan Kelapangan Rezeki
Ustadz Subhan menyampaikan kajian menjelang berbuka. (Linda Nur Fitria/PWMU.CO)
pwmu.co -

Kajian menjelang berbuka dalam acara silaturahmi dan buka bersama Guru, Staff, serta Pengurus IPM SMP Muhammadiyah 8 Gresik pada Sabtu (14/03/2026) menghadirkan Ustadz Subhan yang mengingatkan pentingnya salat, istighfar, dan keikhlasan dalam ibadah sebagai kunci ketenangan hati sekaligus jalan turunnya keberkahan hidup dan kelapangan rezeki.

Dalam kajian bertema “Ramadan Menguatkan Iman, Menata Masa Depan” tersebut, Subhan mengingatkan bahwa iman setiap manusia memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Karena itu, bulan Ramadan menjadi kesempatan terbaik bagi setiap muslim untuk meningkatkan kualitas iman melalui ibadah yang lebih baik dan lebih sungguh-sungguh.

Menurutnya, puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi harus dijalankan dengan iman dan keikhlasan. Puasa yang dilandasi iman akan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat hubungan spiritual seorang hamba dengan Tuhannya.

Perbanyak Ibadan dan Doa

Ustadz Subhan juga menekankan bahwa seorang muslim harus meyakini bahwa pemberi rezeki sejati adalah Allah SWT. Oleh karena itu, manusia tidak boleh hanya bergantung pada usaha semata, tetapi juga harus memperbanyak ibadah, doa, dan mempercepat langkah menuju Allah dengan memperbaiki kualitas salat.

“Salat itu nomor satu dalam kehidupan seorang muslim. Jika salatnya baik, maka urusan lainnya akan ikut baik. Dari ibadah itulah Allah membuka pintu-pintu rezeki,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ibadah memiliki hubungan erat dengan datangnya keberkahan hidup. Ketika seseorang menjaga ibadahnya dengan istiqomah, Allah akan memberikan kemudahan dalam berbagai urusan serta melimpahkan nikmat dalam kehidupannya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Selain itu, ia juga menjelaskan hubungan antara istighfar dengan nikmat Allah. Memperbanyak istighfar, menurutnya, dapat menjadi sebab turunnya rahmat, keberkahan, serta kelapangan rezeki bagi seorang hamba.

Di akhir kajiannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa meminta kepada Allah dengan penuh kesabaran dan istiqomah, karena setiap doa yang dipanjatkan dengan kesungguhan pasti akan didengar oleh Allah SWT.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan berbuka puasa dalam suasana kekeluargaan yang hangat, menjadi momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat ibadah di bulan suci Ramadan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡