Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, MI Muhammadiyah 07 Sidokelar Paciran Lamongan menyelenggarakan Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu-Minggu (14–15/02/2026) di Aula MIM 07 Sidokelar. Kegiatan ini terhadiri oleh 47 siswa dari kelas 4, 5, dan 6 dengan penuh antusias dan semangat.
Lomba MTQ ini menjadi momen bersejarah bagi MIM 07 Sidokelar karena merupakan kegiatan perdana sejak peluncuran program ekstrakurikuler baru, yakni Program Qiro’ah.
Program ini terancang sebagai wadah pembinaan dan pengembangan bakat siswa dalam seni membaca Al-Qur’an secara Tilawah dan sesuai kaidah tajwid.
Antusiasme Peserta dan Suasana Khidmat
Selama dua hari pelaksanaan, suasana aula penuh syahdu akan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan penuh penghayatan.
Para peserta tampil satu per satu menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Tidak hanya memperhatikan keindahan suara, dewan juri juga menilai ketepatan tajwid, kefasihan makhraj, penguasaan lagu (nagham), serta adab dalam membaca Al-Qur’an.
Antusiasme siswa terlihat sejak hari pertama. Mereka mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk keseriusan mengikuti kegiatan yang sekaligus menjadi ajang unjuk kemampuan hasil latihan dalam program ekstrakurikuler Qiro’ah.
Adapun yang bertindak sebagai dewan juri dalam lomba ini adalah Ustadz Nur Qojim, Ustadzah Titin Hamidah, dan Ustadzah Zuhriyah.
Ketiganya memberikan penilaian secara objektif dan profesional, serta memberikan motivasi kepada peserta agar terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.
Kehadiran dewan juri yang kompeten menambah semangat peserta untuk tampil maksimal serta menjadikan lomba berlangsung secara sportif dan edukatif.
Kegiatan ini terpandu oleh Sintiya Mafazatin selaku MC yang juga merupakan Koordinator Ekstrakurikuler Qiro’ah di MIM 07 Sidokelar. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan perdana tersebut.
“Saya merasa sangat bahagia dan terharu melihat semangat anak-anak dalam mengikuti lomba MTQ ini. Ini adalah langkah awal yang sangat baik bagi program ekstrakurikuler Qiro’ah” tutur Sintiya.
Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan juri, bapak dan ibu guru, serta semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.
“Semoga ke depan program ini semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan madrasah, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan sebagai momentum meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Bangun Generasi Qur’ani
Melalui kegiatan Lomba MTQ ini, MI Muhammadiyah 07 Sidokelar berkomitmen untuk terus membina peserta didik agar memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter religius serta penanaman nilai-nilai keislaman sejak dini.
Dengan semangat menyambut Ramadan, seluruh civitas madrasah berharap kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi awal lahirnya generasi yang cinta Al-Qur’an, berprestasi, dan siap mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.






0 Tanggapan
Empty Comments