
PWMU.CO – Dalam rangka menyambut siswa baru kelas 1, SD Aisyiyah Cindogo Bondowoso mengadakan dua kegiatan utama dalam satu hari, yaitu tes pemetaan minat dan kemampuan akademik sasar bagi siswa baru kelas 1, serta sosialisasi pendidikan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (10/7/2025) di lingkungan sekolah ini menjadi bagian dari ikhtiar menciptakan pendidikan yang holistik dan kolaboratif.
Tes pemetaan dilakukan untuk mengenali potensi dasar, gaya belajar, dan kecenderungan minat masing-masing anak. Melalui pendekatan observatif, guru dapat memahami karakter setiap siswa, sehingga strategi pembelajaran yang diterapkan menjadi lebih tepat sasaran. Langkah ini mencerminkan komitmen sekolah dalam membangun proses belajar yang mendalam, personal, dan berpusat pada kebutuhan serta perkembangan anak.
Di waktu yang sama, sekolah juga mengadakan sesi sosialisasi bersama orang tua. Dalam kegiatan ini, kepala sekolah bersama tim kurikulum dan kesiswaan menyampaikan informasi penting terkait pembiayaan, program pembelajaran, serta nilai-nilai yang menjadi dasar pendidikan di sekolah.
Sosialisasi ini menjadi ruang dialog terbuka yang mempererat kemitraan antara orang tua dan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara holistik.
Kepala SD Aisyiyah Cindogo, Maryam Nabilah, menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga mencakup pembentukan karakter dan perkembangan sosial anak.
“Kami percaya bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal mengisi kepala anak, tetapi juga tentang membersamai tumbuhnya hati dan karakter mereka. Untuk itu, keterlibatan orang tua sejak hari pertama menjadi kunci yang sangat penting. Kita tidak sekadar mendidik anak-anak, tetapi sedang membangun masa depan bersama,” tuturnya.
Menurutnya, kemitraan yang kuat antara orang tua dan sekolah akan membentuk sinergi yang positif. Dengan persepsi dan pemahaman yang selaras, kedua belah pihak dapat menyatukan tujuan serta menyusun langkah-langkah yang searah. Hal ini akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan konsisten, sehingga potensi anak dapat dikembangkan secara utuh dan optimal.
Tidak hanya itu, keuntungan lain dari sinergi ini adalah terciptanya komunikasi yang terbuka dan jujur antara kedua belah pihak. Dengan demikian, orang tua dapat memantau perkembangan anak, baik dalam aspek akademis maupun non-akademis. Komunikasi yang baik ini juga bermanfaat untuk mencegah membesarnya konflik yang mungkin dialami anak, karena sumber masalah dapat diidentifikasi sejak dini dan segera dicarikan solusi terbaik.
Melalui kegiatan ini, SD Aisyiyah Cindogo meneguhkan dirinya sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan pendekatan holistik. Yaitu menghargai setiap potensi anak, menghidupkan ruang dialog antara pendidik dan orang tua, serta membangun energi yang positif dan penuh harapan. (*)
Penulis Mastika Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments