
PWMU.CO – Tahun ajaran baru 2025/2026 di SMAMUSIX Karangasem dibuka dengan cara yang istimewa. Senin pagi (15/7/2025), seluruh guru SMAMUSIX menjadi petugas upacara bendera sebagai bentuk sambutan hangat untuk para siswa, khususnya peserta didik baru.
Kegiatan upacara yang berlangsung di lapangan utama sekolah tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. Para siswa terlihat antusias dan tertib mengikuti upacara perdana di awal tahun ajaran ini.
Yang menarik perhatian, seluruh petugas upacara berasal dari kalangan guru. Mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca teks Pancasila, UUD 1945, janji pelajar, hingga pembaca doa. Hal ini jarang dilakukan dan menjadi momen spesial tersendiri.
Kepala SMAMUSIX Karangasem, ibu siswati, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya semangat baru dalam memulai tahun pelajaran.
“Tahun ajaran baru adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki niat, memperkuat tekad, dan mempererat ukhuwah. Kami, bapak ibu guru, ingin memberikan contoh disiplin dan kekompakan kepada siswa sejak hari pertama,” ujarnya.
Beliau juga menekankan pentingnya akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai bekal utama dalam menempuh pendidikan.
“Jadilah pelajar yang aktif, berakhlak baik, dan cinta terhadap ilmu. Karena ilmu yang diberkahi lahir dari niat dan usaha yang sungguh-sungguh,” tambahnya.
Salah satu siswa baru, Daffa, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti upacara tersebut.
“Seru dan beda dari biasanya, apalagi melihat guru-guru yang biasanya mengajar, sekarang jadi petugas upacara. Jadi semangat juga ikut tertib,” katanya.
Sambut Siswa dengan Energi Positif

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan pengarahan singkat mengenai program dan tata tertib sekolah. Kehangatan dan kekompakan para guru dalam menyambut siswa menjadi energi positif yang mengawali langkah baru pendidikan di SMAMUSIX Karangasem tahun ini.
Siswa lain, Ahmad Misyal, juga menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut. Ia merasa terinspirasi melihat guru-guru berperan aktif sebagai petugas upacara.
“Menurut saya ini luar biasa, karena guru-guru menunjukkan contoh langsung tentang kedisiplinan dan tanggung jawab. Saya jadi semakin termotivasi untuk rajin dan serius dalam belajar,” ungkap Ahmad Misyal.
Ia juga berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan sebagai bentuk kedekatan antara guru dan siswa.
“Rasanya lebih akrab, jadi siswa merasa lebih dihargai dan diperhatikan sejak awal masuk sekolah,” tambahnya. (*)
Penulis Jamal Wahyudi Editor Amanat Solikah






0 Tanggapan
Empty Comments