Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Santri Al Fattah Belajar Konten Digital Bersama Masjid Ar-Royyan

Iklan Landscape Smamda
Santri Al Fattah Belajar Konten Digital Bersama Masjid Ar-Royyan
Santri Al Fattah Belajar Konten Digital Bersama Masjid Ar-Royyan (Foto: Bayu/PWMU.CO)
pwmu.co -

Di era serba digital saat ini, kemampuan mengelola media dan menciptakan konten positif menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda, khususnya para santri yang hidup di lingkungan pesantren.

Menyadari hal tersebut, SMA Al Fattah Banjarsari Buduran Sidoarjo mengambil langkah nyata dengan menggelar Workshop Digital bagi siswa kelas X dan XI dengan menggandeng Tim Media Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran sebagai pemateri.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (5-6/11/2025), di Aula Lantai 2 Masjid Baiturrahim yang berada di dalam kawasan Pesantren Al Fattah.

Sebanyak 100 peserta antusias mengikuti kegiatan tersebut sejak pagi hari. Workshop ini dimulai pukul 08.00–11.30 WIB pada hari pertama dan dilanjutkan pukul 08.00–14.00 WIB pada hari kedua.

Para peserta dibimbing langsung oleh Syahensyah Raiq El Fikri, Hilmi Hidayatulloh P.A, dan Bayu Firdaus—tiga narasumber yang juga merupakan Tim Media Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran sekaligus pengurus takmir.

Ketiganya berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka peroleh dari berbagai pelatihan tentang media sosial dan content creator, baik secara daring maupun luring, serta pengalaman saat mengelola akun resmi media sosial Masjid Ar-Royyan.

Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek penting dalam dunia digital, mulai dari dasar-dasar menjadi content creator, storytelling yang menarik, menciptakan ide kreatif, menentukan niche konten, hingga teknik produksi dan penyuntingan konten.

Tak hanya teori, pada hari kedua para peserta diajak langsung mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh. Dalam sesi praktik tersebut, setiap kelompok peserta diberi tantangan membuat konten dengan tema tertentu.

Mereka berdiskusi menentukan judul konten, menyusun naskah (script), memilih talent, hingga melakukan pengambilan video. Aktivitas ini menjadi daya tarik tersendiri karena setiap kelompok ditantang untuk berkolaborasi dan menyalurkan kreativitas mereka secara nyata.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Salah satu narasumber, Syahensyah Raiq El Fikri, menyampaikan bahwa membuat konten sejatinya tidak sulit jika ada kemauan.

“Asal ada niat dan keinginan untuk belajar, sebuah konten bisa diproduksi dengan baik. Yang penting, bagaimana kita menciptakan konten yang layak dikonsumsi publik, bermanfaat, dan berdampak positif,” ujarnya.

Sementara itu, Ridwan Manan, Kepala SMA Al Fattah, menyampaikan apresiasi dan harapannya.

“Kami berharap melalui workshop digital ini, para siswa dan santri dapat membuat konten kreatif yang mendukung media sosial Al Fattah. Ke depan, kami ingin memiliki tim digital santri agar mereka dapat berlatih dan terlatih berdakwah melalui dunia digital,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga wadah pengembangan potensi dan kreativitas santri di bidang teknologi dan komunikasi.

Melalui pelatihan seperti ini, para santri diajak untuk berdakwah dengan cara baru—menyebarkan nilai-nilai Islam dan kebaikan melalui media digital secara bijak dan inspiratif.

Mari bersama-sama membangun generasi santri yang kreatif, produktif, dan berdaya digital agar dakwah Islam terus tumbuh dan mengakar kuat di tengah derasnya arus informasi dunia maya.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu