Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Santri Pesantren Ummul Mukminin Borong 16 Medali di OlympicAD VIII Makassar

Iklan Landscape Smamda
Santri Pesantren Ummul Mukminin Borong 16 Medali di OlympicAD VIII Makassar
Penampilan santri Pesantren Ummul Mukminin di OlympicAD VIII Makassar. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Prestasi membanggakan kembali diraih santri Pondok Pesantren Puteri Ummul Mukminin ‘Aisyiyah Wilayah Sulawesi Selatan pada perhelatan OlympicAD VIII yang berlangsung di Makassar baru-baru ini.

Dalam ajang kompetisi tingkat nasional ini, kontingen Ummul Mukminin berhasil meraih total 16 medali, terdiri dari 2 emas, 7 perak, dan 7 perunggu, dari berbagai cabang lomba keagamaan, seni, literasi, dan olahraga.

Salah satu pencapaian paling membanggakan datang dari Naiyla Delisha (SMP, VII A) melalui cabang Tilawah Al-Quran, yang memperlihatkan satu kebanggaan tersendiri bagi kontingen Pesantren Ummul Mukminin.

Emas kedua disumbangkan oleh tim MTs kelas 7, yang tampil gemilang pada cabang Senam Anak Indonesia Hebat. Tim yang beranggotakan Sabrina Asyla Salsabila, Azizah Aura, Khayla Almira, Ayesha Arumi, Suci Khalillah, Ayesha Al Zhasy, dan Nabila Adya berhasil meraih juara pertama sekaligus membawa pulang medali emas.

Kekompakan dan energi tinggi yang mereka tunjukkan menjadi sorotan dewan juri dan menegaskan kualitas pembinaan olahraga di pesantren.

Selain itu, sejumlah medali perak berhasil diraih dari berbagai lomba, seperti Fahmil Qur’an, Musikalisasi Puisi, Film Pendek, Dakwah Digital yang dibawa oleh Ikrimah Sikki Basrinuddin (XI.3), dan Kaligrafi oleh Humairah Az-Zahrah (XI.2).

Sedangkan medali perunggu diperoleh melalui Senam Anak Indonesia Hebat, di antaranya Syifa Anggraeni (XI.2), Nayla Turifah (XI.1), Mifta Janna Asis (X.3), Fatiyah Aulia Aras (XI.2), Andi Zaskia Wulandari Irfan (X.4), Filzah Mahdiyah Yusrin (X.2), dan Aura Isra Karim (XI.3), serta dari lomba News Reading yang diraih Syifa Saiful (X.1) dan Kaligrafi SMA oleh Jinan Fathiyah.

Wakil Direktur Ponpes Ummul Mukminin, Ustazah Hj. Magfirah Mustamin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini.

Menurutnya, keberhasilan santri merupakan hasil dari pembinaan yang terarah dan kerja sama yang solid antara guru dan anak-anak.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Prestasi ini adalah buah dari proses panjang yang dijalani anak-anak dengan disiplin dan semangat tinggi. Kami berharap mereka terus berkembang, tidak hanya dalam kompetisi, tetapi juga dalam akhlak dan kepemimpinan,” ujarnya.

Ustazah Magfirah menambahkan bahwa salah satu anggota tim peraih emas, Ayesha Arumi, merupakan ponakan langsung Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, sebuah fakta yang menambah kebanggaan keluarga besar pesantren.

OlympicAD VIII secara resmi ditutup pada Sabtu, 14 Februari 2026, di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, menekankan bahwa ajang ini merupakan agenda rutin Majelis Dikdasmen PNF, sekaligus menjadi sarana silaturahmi dan panggung bagi pelajar Muhammadiyah untuk menampilkan prestasi serta kreativitas mereka.

Turut hadir dalam penutupan tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah kegiatan nasional ini.

Dengan capaian 16 medali, Ummul Mukminin menegaskan eksistensinya sebagai pesantren puteri yang konsisten melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia di Sulawesi Selatan.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengasah kemampuan, berkreasi, dan mengharumkan nama pesantren di tingkat nasional maupun regional.(*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu