Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Mubalics Tanamkan Sikap Bijak Berlisan dan Berteman yang Baik lewat Kegiatan Pembinaan Akhlak

Iklan Landscape Smamda
SD Mubalics Tanamkan Sikap Bijak Berlisan dan Berteman yang Baik lewat Kegiatan Pembinaan Akhlak
Para siswa antusias mengikuti fun games pada acara pembukaan program pembinaan akhlak. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Di tengah derasnya arus informasi dan kebisingan zaman, SD Muhammadiyah 10 Balongbendo (SD Mubalics) Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter unggul peserta didik melalui program pembinaan akhlak pada Jumat (31/10/2025) hingga Sabtu (1/11/2025).

Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Bijak dalam Berlisan, Baik dalam Berteman”, dengan fokus utama menanamkan nilai-nilai luhur dalam perilaku sehari-hari siswa.

Kegiatan ini dibuka dengan fun games atau permainan seru yang bertujuan meningkatkan keakraban antarsiswa.

Melalui permainan ini, siswa tidak hanya berinteraksi dengan teman sekelas, tetapi juga dengan teman-teman dari kelas lain.

Berbagai permainan menarik turut memeriahkan kegiatan, seperti balap engklek tongkat, memindahkan bola menggunakan sendok dengan tangan terkunci, serta sejumlah permainan seru lainnya.

Kegiatan inti menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Kak Zaki, pendongeng nasional asal Jombang yang dikenal piawai membawakan cerita menggunakan boneka tangan berjenis cablak.

Selain sesi dongeng, para siswa juga diajak melakukan refleksi diri melalui kegiatan membuat origami kipas zigzag yang berisi ungkapan atau pesan untuk diri sendiri maupun teman.

Guru SD Mubalics, M. Irfan Efendi, S.Ag., S.Pd., menjelaskan tujuan jangka panjang dari kegiatan tersebut.

“Tujuan dari pembinaan akhlak yang rutin kami laksanakan adalah sebagai wadah untuk membentuk dan memperbaiki akhlak serta karakter siswa agar menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator acara, Habibatur Rahma, S.Pd., menjelaskan bahwa pemilihan tema pembinaan akhlak kali ini didasarkan pada dinamika perkembangan zaman yang begitu pesat, di mana keseimbangan moral semakin terancam.

“Tujuan yang kami harapkan adalah menumbuhkan karakter siswa agar menjadi pribadi yang santun dan bijak dalam berbicara, bertutur kata, serta berperilaku,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Kak Zaki menyampaikan pesan moral melalui cerita yang jenaka dan interaktif. Seluruh siswa dari kelas IV hingga VI tampak antusias mengikuti sesi yang dipenuhi gelak tawa namun sarat makna.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Pesan akhlak yang disampaikan melalui tokoh Paijo, boneka tangan milik Kak Zaki, menekankan pentingnya metode penyampaian yang kreatif dalam menyampaikan nilai-nilai kebaikan. Melalui dongeng-dongeng menariknya, Kak Zaki berhasil menyampaikan pesan-pesan tersirat kepada para siswa dengan cara yang menyenangkan.

Dengan mengangkat kisah Nabi Muhammad SAW, ia mengimbau para siswa untuk senantiasa berbuat kebaikan dan tidak membalas ketika diperlakukan kurang baik.

“Kita harus meneladani sikap Rasulullah SAW untuk senantiasa berbuat baik kepada siapa pun. Meskipun ada yang berbuat jahat kepada kita, kita tidak perlu membalas. Cukup memohon kepada Allah dan mendoakan agar orang tersebut mendapat hidayah,” tuturnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya adalah Aisyah Nur Fatihah, siswi kelas IV An Nashr.

“Hari ini saya sangat senang bisa menginap bersama teman-teman. Kami bermain permainan yang seru dan mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat, seperti cara berbicara dan berteman dengan baik. Saya juga sangat senang menyaksikan dongeng boneka dari Kak Zaki yang lucu sekali,” ujarnya sambil tertawa.

Selain fokus pada keterampilan berbicara, Kak Zaki juga menekankan aspek “Baik dalam Berteman” melalui kisah-kisah persahabatan dalam kehidupan Rasulullah SAW yang mengharukan dan menginspirasi.

Siswa diajarkan tentang empati dan solidaritas, termasuk cara menolong teman yang kesulitan dan selalu berbuat baik kepada siapa pun, sebagaimana diceritakan dalam kisah-kisah Rasulullah.

“Saya berharap dongeng-dongeng dan berbagai cerita yang saya tampilkan kepada anak-anak dapat memberikan pengaruh positif terhadap akhlak mereka. Semoga siswa tersentuh hatinya dan memiliki sikap mulia di masa depan,” ungkap Kak Zaki penuh harap.

Program bimbingan akhlak yang melibatkan pendongeng profesional ini membuktikan komitmen SD Muhammadiyah 10 Balongbendo untuk mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia sesuai ajaran Islam dan siap berinteraksi positif di masyarakat. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu