Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Mugeb Menggelar Hafidh Day Serentak di 15 Rumah Siswa

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Kepala SD Mugeb Mochammad Nor Qomari SSi menghadiri Hafidz-zah Day di kelas VI Tabligh. (Istimewa/PWMU.CO)

Al-Quran Teman Hidup

Hafidh Day pagi itu ditutup dengan kultum oleh wali kelas. Fahilan mengupas tema ‘Menjadikan al-Quran Sebagai Teman Hidup’.

Dia mengajak siswa yang hadir untuk merenungkan firman Allah SWT dalam Al-Isra’ ayat 82: “Dan Kami turunkan dari al-Quran (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.”

Agar al-Quran dapat berfungsi secara maksimal, baik sebagai rahmat, petunjuk, obat dan sebagainya, Fahilan menegaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, membaca dengan melafazkan al-Quran.

“Aktivitas membaca al-Quran merupakan cara awal untuk bisa menjadikan al-Quran sebagai sahabat sejati dalam kehidupan kita,” ujarnya.

Fahilan lantas mengutip hadist Muslim. “Rasulullah bersabda: Bacalah al-Quran, sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat menjadi pemberi syafaat bagi orang-orang yang bersahabat dengannya.”

Kedua, menghafalkannya. “Kegiatan untuk bisa menghafal al-Quran adalah langkah kedua yang dapat menjadikannya sebagai sahabat sejati yang terpatri dalam hati dan tertanam dalam jiwa. Sebagai kitab suci yang dijadikan pedoman hidup, ternyata al-Quran merupakan satu-satunya kitab suci yang mudah dihafal di antara kitab samawi lainnya,” terangnya.

Katanya, ini sebagaimana firman Allah dalam al-Qamar ayat 17: “Dan sesungguhnya telah kami mudahkan al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran itu?”

Ketiga, mentadabburinya. “Langkah ketiga untuk bisa menjadikan al-Quran sebagai sahabat sejati dalam kehidupan adalah dengan berusaha untuk membaca dan memahami maknanya,” sambungnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Keempat, mengamalkannya. Langkah selanjutnya yang harus dipastikan untuk bisa bersahabat dengan al-Quran adalah berusaha untuk mengamalkan setiap ayat yang terkandung di dalamnya.

Dia lantas menukil hadist yang diriwayatkan Tirmidzi: “Rasulullah bersabda: Sesungguhnya seorang yang tidak ada sedikit pun al-Quran dalam hatinya adalah seperti rumah kosong.”

Kata Fahilan, hadits di atas menyatakan betapa penting membaca dan menghafal al-Quran. “Tanpanya, hati hampa sebagaimana rumah yang kosong, diliputi kesempitan dan ketidakberkahan, malaikat akan keluar dari rumah itu, dan setan akan memenuhinya,” tutupnya.

Kegiatan pagi itu ditutup dengan makan bersama bakso spesial bikinan Bunda Hamizan. “Pangsitnya saya beli, bakso dan kuahnya saya bikin sendiri,” terangnya. (*)

Penulis Sayyidah Nuriyah Editor Mohammad Nurfatoni

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡