
Oleh: Rahmat Syayid Syuhur – Wakil Kepala SD Muhammadiyah 1 Wringinanom
PWMU.CO – Tahun pelajaran 2025/2026 menjadi tonggak penting bagi SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik dalam mewujudkan sekolah yang lebih progresif dan berpihak pada perkembangan potensi peserta didik.
Komitmen ini tercermin jelas dari langkah strategis sekolah dalam memperbanyak kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang variatif serta bermakna. Secara geografis, SD Muwri berada di wilayah Gresik Selatan, sebuah kawasan yang dikenal sebagai daerah industri dengan dinamika sosial dan ekonomi yang unik.
Masyarakat di kawasan ini bergerak cepat, serba praktis, dan sangat kompetitif. Dalam konteks tersebut, dunia pendidikan dituntut untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam keterampilan, karakter, dan spiritualitas. SD Muwri menjawab tantangan ini dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mampu menyalurkan minat dan bakat siswa secara optimal.
Beragam program dikembangkan di SD Muwri, mulai dari pencak silat Tapak Suci, Hizbul Wathan, melukis dan mewarnai, English Conversation Club (ECC), Basic Computer and Coding (BCC), Tahfidz al-Quran, Club Sains, Kader Adiwiyata, Kader UKS, Eco Warrior, Club Matematika, renang, futsal, dan berbagai kegiatan lainnya.
Langkah ini tentu bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata bahwa sekolah menyadari pentingnya pendidikan yang menyeluruh (holistik).
Dalam pendidikan modern, keberhasilan siswa tidak cukup hanya diukur dari aspek akademik semata. Setiap anak dilahirkan dengan kelebihan dan keunikan yang perlu dikenali, dihargai, dan difasilitasi pengembangannya. Dalam istilah Islam, manusia disebut sebagai makhluk terbaik ahsanu taqwim, yang menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi luar biasa sejak diciptakan.
Minat dan bakat siswa tidak bisa tumbuh optimal jika tidak diberikan ruang yang cukup. Di sinilah pentingnya sekolah menyediakan wadah-wadah kegiatan yang sesuai dengan keragaman potensi siswa. Misalnya, bagi siswa yang memiliki kecintaan terhadap seni dan warna, kegiatan melukis dan mewarnai akan sangat membantu mereka mengekspresikan diri.
Sementara siswa yang tertarik pada dunia teknologi dan komputer dapat bergabung dalam Basic Computer and Coding (BCC) yang bukan hanya melatih keterampilan digital, tapi juga mengasah logika dan kreativitas.
Tak kalah penting, kegiatan keagamaan seperti Tahfidz al-Quran membentuk karakter spiritual dan kedisiplinan siswa. Sedangkan kegiatan semacam Hizbul Wathan, Kader Adiwiyata, dan Eco Warrior mengasah kepemimpinan, kepedulian terhadap lingkungan, serta kecintaan pada bangsa dan agama.
Semua program ini selaras dengan nilai-nilai utama dalam pendidikan Muhammadiyah yang menekankan pada pembentukan akhlak, ilmu, dan keterampilan hidup.
Dunia pendidikan saat ini dituntut untuk mampu menjawab tantangan zaman. Anak-anak yang tumbuh di era digital memerlukan bekal yang jauh lebih luas daripada generasi sebelumnya. Oleh karena itu, penguasaan bahasa asing melalui English Conversation Club, penguatan logika dan nalar di Club Matematika dan Sains, serta pengembangan fisik melalui olahraga seperti futsal dan renang adalah strategi jitu untuk membentuk generasi yang tangguh dan adaptif.
Perlu dipahami bahwa kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar aktivitas tambahan yang bisa diabaikan. Justru melalui kegiatan inilah banyak siswa menemukan jati diri, membangun rasa percaya diri, serta mengasah potensi yang mungkin tidak terlihat dalam pelajaran di kelas. Oleh karena itu, kebijakan SD Muwri dalam memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler merupakan langkah visioner yang layak mendapat apresiasi.
Tentu saja, keberhasilan semua ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat. Guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing dan fasilitator dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Orang tua pun perlu turut mendorong dan mengapresiasi apa yang dilakukan anaknya, tidak hanya pada pencapaian akademik, tapi juga pada perkembangan bakat dan minatnya.
Hingga saat ini, SD Muwri telah menunjukkan kemajuan nyata dalam menciptakan ekosistem sekolah yang mendukung dan ramah terhadap pengembangan bakat serta minat siswa.
Inilah bentuk konkret pendidikan yang memanusiakan manusia, suatu usaha mulia untuk menggali dan mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki setiap anak, sesuai fitrah penciptaannya sebagai makhluk terbaik di muka bumi. Semoga model ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam merumuskan strategi pendidikan yang lebih bermakna dan membumi. (*)
Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments