Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage Implementasikan Pembelajaran Deep Learning Berbasis Adiwiyata

Iklan Landscape Smamda
SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage Implementasikan Pembelajaran Deep Learning Berbasis Adiwiyata
SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage implementasikan pembelajaran deep learning berbasis adiwiyata (1). (Tim Kreatif SD Ikrom/PWMU.CO)
pwmu.co -

Pendampingan pembelajaran deep learning dari majelis Dikdasmen dan PNF PDM Sidoarjo pada hari Rabu, (6/8/2025) di SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage. Kegiatan tersebut berlangsung sekitar 5 jam dari pukul 08.00-13.00 Wib berjalan lancar tidak ada kendala. Hadir dalam pendampingan tersebut bapak Drs Muhadi MPd dan Drs Sutowijoyo MPd.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara Nasikin SPd kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah, Nur Suciati MPd. Dalam sambutannya ia menyampaikan rasa bangga atas perhatian dari Dikdasmen PDM Sidoarjo terkait implementasi pembelajaran deep learning yang baru diterapkan ditahun ajaran ini. Ia juga berpesan agar temuan-temuan yang didapat saat pendampingan bisa dijadikan acuan untuk perbaikan dan selalu berbenah  menjadi lebih baik.

Pembelajaran Efektif dan Bermakna

SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage implementasikan pembelajaran deep learning berbasis adiwiyata (2). (Tim Kreatif SD Ikrom/PWMU.CO)
SD Muhammadiyah 3 IKROM Wage implementasikan pembelajaran deep learning berbasis adiwiyata (2). (Tim Kreatif SD Ikrom/PWMU.CO)

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari keduanya. Muhadi menyampaikan peran guru sangat penting karena dapat membangun dan membawa pembelajaran di kelas menjadi efektif serta bermakna. Berbeda dengan Sutowijoyo dalam sambutannya menyampaikan branding sekolah bisa diawali dari keberhasilan sekolah menerapkan pembelajaran dikelas yang menyenangkan dan berkelanjutan.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan sekitar pukul 08.45 pada mata pelajaran Matematika kelas 1 kepada Dwi Fitriyani SPd dan PJOK kelas 2 kepada Lazuardi Rahman SPd.

Hasil evaluasi dari pendampingan tersebut, pembelajaran PJOK sudah tampak melaksanakan pendekatan deep learning dan aspek adiwiyata konservasi air.  Hanya saja ada sedikit catatan terkait pemilihan tempat pembelajaran kurang menunjang karena menggunakan baju jalan depan sekolah.

Sedangkan pada mata pelajaran matematika, orientasi pembelajaran dan penerapan konsep pada worksheet sudah baik serta penerapan adiwiyata penggunaan sampah stik es cream sebagai media pembelajaran berhitung. Tetapi ada yang perlu dibenahi bahwa pembelajaran sebaiknya diawali dengan permasalahan secara mandiri untuk mengarahkan siswa fokus dan membangun kesadaran setelah itu baru dilakukan dengan berkolaborasi.

Besar harapan dari beberapa evaluasi tadi bisa dijadikan pijakan bagi sekolah dalam mengambil kebijakan menentukan perbaikan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan standarisasi. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu