Suasana penuh semangat terlihat di aula SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Sidoarjo ketika seluruh guru mengikuti Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) pada Sabtu pagi (9/8/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Anang Wijayanto MPd yang menegaskan pentingnya penguasaan teknologi sebagai bekal bagi para guru dalam menghadapi tantangan pendidikan di era abad ke-21.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber seorang Fasilitator Nasional Koding dari LPD Educourse yang juga guru SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo, Achmad Bagus Hendy Kurniawan SPd MPd. Dengan pengalamannya, Bagus mengajak para peserta untuk belajar secara kreatif, interaktif, dan penuh keceriaan.
Kegiatan dimulai dengan pembagian brick kepada masing-masing kelompok. Para peserta yang duduk berkelompok diminta untuk menyusun brick tersebut dalam waktu yang telah ditentukan. Ukurannya yang kecil menjadikan tantangan ini semakin menarik.
Meski diiringi musik yang menenangkan, para guru tetap terlihat serius namun antusias. Mereka saling berkoordinasi dan bekerja sama untuk menyelesaikan tugas tepat waktu.
Keseruan berlanjut dalam sesi menghafal ekspresi. Perwakilan dari masing-masing kelompok maju untuk mengamati ekspresi yang ditampilkan, kemudian kembali ke kelompoknya untuk menyusunnya dalam bentuk konstruksi balok sesuai contoh. Suasana pun dipenuhi tawa, kreativitas, dan semangat kolaboratif.
Memasuki inti materi, Bagus memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi guru di abad ke-21 serta latar belakang dihadirkannya mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial. Paparan tersebut merujuk pada Kepdirjen Kemendikdasmen Nomor 5/B/HK.03.01/2025 dan Permendikbud Nomor 13 Tahun 2025.
Ia menjelaskan bahwa koding merupakan praktik pemrograman perangkat komputasi yang mengintegrasikan kemampuan berpikir komputasional dan penyusunan algoritma, baik secara internet-based, plugged, maupun unplugged.
Peserta juga diperkenalkan dengan konsep dasar koding dan AI, termasuk cara membuat prompt di ChatGPT untuk menghasilkan dongeng dengan visualisasi yang menarik.
Pada sesi penutup, para guru diajak untuk membuat game menggunakan aplikasi Scratch. Mereka tampak antusias dan bersemangat menuangkan ide-ide kreatif ke dalam bentuk permainan digital sederhana.
Kepala Urusan Kurikulum SD Muhammadiyah 4 Zamzam, Fridalifia Maharani Putri SPd, berharap agar pelatihan ini memperkaya wawasan guru.
“Kami ingin para guru di SD Muhammadiyah 4 Zamzam mampu memberikan pendidikan terbaik yang selaras dengan perkembangan zaman, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai luhur Muhammadiyah. Dengan demikian, sekolah ini dapat meraih keunggulan baik di bidang akademik maupun non-akademik,” jelasnya.
Pelatihan ini menjadi bukti komitmen SD Muhammadiyah 4 Zamzam dalam mempersiapkan pendidik yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan era digital, demi mencetak generasi masa depan yang unggul dan berkarakter.






0 Tanggapan
Empty Comments