Selasa (16/09/2025) menjadi hari yang istimewa bagi keluarga besar SD Muhammadiyah Melirang. Pada hari tersebut, sekolah yang berlokasi di Kecamatan Bungah ini mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah kegiatan Open Class OJT 2 yang terhadiri para guru se-Kabupaten Gresik.
Peserta kegiatan merupakan guru-guru yang sebelumnya telah mengikuti Diklat Pembelajaran Mendalam. Sehingga acara ini menjadi ajang tindak lanjut sekaligus ruang berbagi praktik baik dalam pembelajaran.
Kegiatan Open Class OJT 2 mendapat sambutan antusias oleh seluruh warga sekolah. Sejak pagi, para guru tamu mulai berdatangan dan disambut hangat oleh kepala sekolah beserta jajaran guru SD Muhammadiyah Melirang. Suasana penuh semangat terlihat di halaman sekolah yang peuh akan spanduk ucapan selamat datang.
Guru Model dari SDM Melirang
Yang paling membanggakan, salah satu guru SD Muhammadiyah Melirang dipercaya menjadi guru model dalam kegiatan bergengsi ini.
Ia adalah Ustadzah Ida Yuli Astutik SPd guru kelas 1 yang terkenal penuh dedikasi, sabar, dan kreatif dalam mendampingi peserta didik. Ustadzah Ida membawakan praktik pembelajaran mendalam di depan para peserta.
Sekaligus, menunjukkan bagaimana strategi inovatif bisa diterapkan dalam kelas untuk menumbuhkan kemandirian, keterampilan berpikir kritis, serta semangat belajar siswa sejak dini.
Dalam sesi open class, para peserta tidak hanya menyaksikan proses pembelajaran, tetapi juga terlibat dalam diskusi reflektif.
Mereka berdialog mengenai strategi yang mereka gunakan, kesesuaian dengan kurikulum, serta tantangan yang mungkin dihadapi di kelas masing-masing. Momen ini menjadi ruang berharga bagi guru untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkaya wawasan.
Kepala SD Muhammadiyah Melirang, Ustadz Fichrul Efendi SPd MPd menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan. Menurut beliau, menjadi tuan rumah Open Class OJT 2 merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi bukti bahwa sekolah kita mampu berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik. Semoga semangat kolaborasi ini terus terjaga” ujarnya.
Diskusi Reflektif Pasca Open Class
Setelah rangkaian kegiatan Open Class OJT 2, seluruh peserta berkumpul di Aula SD Muhammadiyah Melirang untuk mengikuti sesi diskusi dan refleksi bersama.
Suasana aula terasa hangat dan penuh antusiasme. Sebab momen ini menjadi kesempatan bagi para guru untuk berbagi pengalaman, menyampaikan pendapat, sekaligus memperdalam pemahaman dari praktik pembelajaran yang baru saja mereka saksikan.
Diskusi ini terpandu oleh dua fasilitator berpengalaman, yaitu Ustadz Zaki Abdul Wahid , ST., M.Pd. dan Ustadzah Salha SpdSD. Keduanya dengan hangat mengarahkan jalannya forum sehingga semua peserta merasa leluasa untuk menyampaikan pandangan.
Dengan gaya komunikatif dan penuh motivasi, para fasilitator mengajak peserta merefleksikan apa saja kelebihan dari pembelajaran mendalam yang telah dipraktikkan oleh guru model. Serta memberikan ruang untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu ditingkatkan.
Para peserta, yang merupakan guru-guru dari berbagai sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Gresik, tampak aktif memberikan tanggapan.
Mereka mendiskusikan strategi pembelajaran, teknik bertanya, penggunaan media, serta bagaimana menciptakan suasana kelas yang menyenangkan namun tetap bermakna bagi siswa.
Beberapa guru juga berbagi pengalaman praktik baik dari sekolah masing-masing, sehingga forum ini semakin kaya dengan ide-ide baru.
Ustadz Zaki Abdul Wahid ST MPd menekankan bahwa tujuan utama dari kegiatan open class bukanlah sekadar menilai guru model. Melainkan bagaimana seluruh peserta dapat belajar, mengambil inspirasi, dan kemudian mengimplementasikannya sesuai dengan konteks sekolah masing-masing.
Sementara itu, Ustadzah Salha SPdSD menambahkan pentingnya kolaborasi antarguru, karena dengan berbagi pengetahuan, kualitas pendidikan akan meningkat secara bersama-sama.
Dengan terselenggaranya Open Class OJT 2 ini, semoga semangat berbagi dan belajar bersama terus tumbuh. Sehingga mutu pendidikan di Kabupaten Gresik semakin meningkat, sejalan dengan cita-cita mencetak generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing.





0 Tanggapan
Empty Comments