PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) menggelar kegiatan koordinasi persiapan Kelas Talent Tahun Ajaran 2025–2026 di Aula Gedung 1, Jumat siang (8/8/2025). Seluruh tentor dan koordinator program hadir mengikuti acara ini.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Taman, Rahardian Arif Rahman SS MAP, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya niat dalam mengajar.
“Dalam kegiatan talent ini harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai ketika mengajar talent hanya sebatas mengajar dan mengambil honor di akhir bulan. Namun tegaskan kepada diri sendiri bahwa menjadi Tentor adalah sebuah kesempatan untuk menyalurkan ilmu yang kalian punya, oleh sebab itu jangan pernah salah niat,” ujarnya.
Koordinator talent, Tri Utami SPsi, menegaskan pentingnya sinergi antar semua pihak demi kelancaran pelaksanaan program. “Kita hadir di sini bukan hanya untuk merancang program, tetapi untuk membangun masa depan anak-anak,” katanya.
Dalam koordinasi ini dibahas teknis pelaksanaan pembelajaran, pembagian peran, dan strategi untuk mengoptimalkan potensi siswa melalui Kelas Talent. Agenda utama mencakup penyampaian dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak sekolah dan para tentor. MoU tersebut berisi kesepakatan kerja sama dan tata tertib selama kegiatan berlangsung.
Sekolah juga menetapkan kewajiban setiap tentor untuk menyiapkan dan mengumpulkan rencana pembelajaran selama satu semester. Rencana ini menjadi panduan proses mengajar sekaligus memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai standar yang ditetapkan.
Sebagai bagian dari penegakan disiplin, mulai tahun ajaran ini sekolah menerapkan absensi fingerprint bagi tentor. Sistem ini diharapkan dapat mencatat kehadiran secara akurat dan mendorong komitmen waktu yang lebih baik.
Koordinasi ini menjadi wadah untuk menyamakan visi, mempererat silaturahmi, dan membangun semangat bersama. Harapannya, program Kelas Talent SD Mumtaz Tahun Ajaran 2025–2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberi hasil terbaik bagi pengembangan minat dan bakat siswa. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments