SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman, Sidoarjo (SD Mumtaz) kembali menggelar kegiatan Muhadharah Tiga Bahasa pada Senin–Selasa, (25-26/8/2025).
Agenda ini merupakan bagian dari program unggulan sekolah, One Month One Hadith pada tahun pelajaran 2025–2026.
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar ajang tampil di depan kelas, melainkan sebagai panggung pembelajaran kepemimpinan.
Melalui muhadharah, siswa dilatih untuk berani berbicara di depan umum menggunakan tiga bahasa sekaligus, yaitu Arab, Inggris, dan Indonesia.
“Anak-anak yang berani berbicara di depan umum adalah calon pemimpin masa depan. Dengan melatih keberanian sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, komunikatif, dan bertanggung jawab,” jelas salah satu guru pembimbing.
Dua Kampus, Satu Semangat
Muhadharah melibatkan siswa kelas unggulan A dari kelas 1 sampai 6. Pelaksanaan dibagi dua lokasi, kelas 1–3 di Aula Kampus 2, dan kelas 4–6 di Aula Kampus 1. Kegiatan berlangsung penuh semangat selepas shalat Dhuha hingga menjelang Zuhur.
Setiap siswa yang tampil membawakan materi muhadharah sesuai bahasa yang dijadwalkan. Mereka tidak hanya belajar berbicara lancar, tetapi juga menyampaikan pesan hadist yang menjadi tema bulan ini.
Hadist Kebersihan sebagai Spirit
Tema muhadharah kali ini adalah hadist Rasulullah ﷺ: “At-thahuru syathrul iman” – Kebersihan adalah sebagian dari iman.
Melalui hadist tersebut, para siswa menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan diri, pakaian, lingkungan, hingga hati.
Pesan yang mereka gaungkan sederhana namun mendalam: kebersihan bukan hanya menjadikan hidup sehat dan nyaman, melainkan juga merupakan wujud nyata keimanan seorang muslim.
Lebih dari sekadar pengetahuan, kegiatan ini diharapkan membentuk kebiasaan keimanan dalam keseharian siswa. Dengan memahami dan mengamalkan hadist, anak-anak dibiasakan hidup bersih, sehat, dan beriman.
“Program One Month One Hadith bukan hanya belajar hafalan, tapi bagaimana anak-anak menginternalisasi nilai Islam dan mempraktikkannya. Inilah karakter yang ingin dibangun SD Mumtaz,” pungkas guru tersebut.






0 Tanggapan
Empty Comments