Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Mumtaz, Sekolah Multitalenta yang Jadi Tuan Rumah Diksuspala PWM Jatim

Iklan Landscape Smamda
SD Mumtaz, Sekolah Multitalenta yang Jadi Tuan Rumah Diksuspala PWM Jatim
SD Mumtaz, Sekolah Multitalenta yang Menjadi Tuan Rumah Diksuspala PWM Jatim (Heni Dwi Utami/ PWMU.CO)
pwmu.co -

Di bawah langit cerah awal Agustus, suasana SD Mumtaz terasa berbeda. Aula sekolah yang biasanya dipenuhi keceriaan siswa, hari itu menjadi panggung pertemuan penting: Pendidikan Khusus Kepala Sekolah dan Calon Kepala Sekolah (Diksuspala) Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, Sabtu–Kamis (9–14/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri Kepala SD Mumtaz 1 Rahadian Arif Rahman SS MAP, Kepala SD Mumtaz 2 Fatchul Mubarok SThI MPd, serta anggota Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jatim Dr Eko Hardiansyah MPsi Psikolog.

Jejak Panjang SD Mumtaz

Dalam sambutannya, Fatchul Mubarok menuturkan perjalanan SD Mumtaz yang telah mewarnai dunia pendidikan sejak 1963. Lembaga pendidikan ini unik karena dua sekolah berjalan dalam satu visi yang sama.

Sekolah berkembang pesat dengan 194 guru dan karyawan, melayani 1.344 siswa setiap hari. “Kepemimpinan di SD Mumtaz bersifat kolektif-kolegial. Kita berharap Diksuspala ini bukan hanya ajang menerima materi, tetapi juga saling berbagi praktik baik,” ujarnya.

Ia juga memohon doa restu atas pembangunan gedung baru di kawasan Ketegan. “Mari kita bertolabul ilmi agar setiap langkah kita bermanfaat dan tercatat sebagai amal shalih,” tuturnya penuh semangat.

Sekolah Ideal di Mata PWM Jatim

Dr. Eko Hardiansyah menjelaskan, Diksuspala merupakan pembekalan intensif bagi kepala sekolah dan calon kepala sekolah Muhammadiyah. Selama lima hari, peserta mendapatkan materi kepemimpinan, manajerial, kewirausahaan, relasi sosial, hingga supervisi untuk memastikan tugas utama guru berjalan profesional.

“Produk kita adalah educational services yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Mengapa SD Mumtaz dipilih sebagai lokasi kegiatan? Karena dari seluruh sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur, SD Mumtaz dinilai ideal dari berbagai aspek,” tegasnya.

Rasa Beda yang Terasa

Dalam sesi inti, Kepala SD Mumtaz Rahadian Arif Rahman memaparkan main program sekolah: Islamic Value Implementation, Good Quality Academic, dan Multitalent Class.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Setiap sekolah harus punya pembeda—rasanya harus beda, dan bedanya harus terasa. Di SD Mumtaz, pembeda itu adalah konsep Multitalent School,” jelasnya.

Memasuki 2025, SD Mumtaz siap meng-upgrade visi dan misi menjadi Islamic Digital International School dengan lima fokus strategis:

  1. Curriculum Innovation
  2. Strengthening Islamic Value
  3. Capacity Building for Educators and Staff
  4. World Class Education
  5. Digital Transformation

Apresiasi dan Inspirasi

Peserta dari SD Muhammadiyah Bangil mengaku terharu saat menyaksikan video pencapaian Rekor MURI yang pernah diraih SD Mumtaz.

Sementara Lala, peserta dari Sakri, terkesan dengan manajemen keuangan di kelas talent serta inovasi kurikulum yang mendorong lahirnya karya ilmiah siswa.

Kegiatan hari itu bukan sekadar pertemuan, tetapi juga ajang berbagi gagasan, semangat kolaborasi, dan doa agar pendidikan Muhammadiyah terus melahirkan generasi unggul—dari lapangan sekolah yang sederhana menuju panggung dunia yang luas. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu